Ferry Irawan belum lama ini membantah bahwa dirinya tak pernah memberikan nafkah ke Venna Melinda saat keduanya masih menjadi pasangan suami istri. Bantahan ini diperkuat oleh bukti transfer sejumlah uang ke rekening Venna Melinda.
Bahkan, Ferry mengaku sudah mengirimkan Venna Melinda uang sebelum keduanya menikah.
"Jadi sebelum menikah saja Mas Ferry sudah memberikan jasa pendapatan yang didapat Mas Ferry untuk calon istrinya," kata Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum keluarga Ferry Irawan dikutip pada Kamis, (07/09/2023).
Pihak Ferry juga membeberkan sebuah surat kontrak kerja antara dirinya dengan sebuah perusahaan.
Dalam surat kontrak itu, tertulis bahwa seluruh pembayaran jasa Ferry Irawan akan ditransfer ke rekening Venna Melinda.
"Total ada Rp 60 juta hasil kerja sama Mas Ferry dengan salah satu perusahaan yang di mana pembayaran imbalan jasa akan ditransfer oleh pihak pertama (perusahaan) ke pihak kedua (Ferry) melalui rekening Bank Mandiri atas nama Venna Melinda," beber Sunan.
Sunan menyebutkan bahwa wajar Ferry meminta uang kepada Venna untuk keperluan sehari-harinya.
Sebab, seluruh penghasilan Ferry selama menikah selalu dikirim ke rekening Venna.
"Jadi kalau ada oknum pengacara tua yang bilang Mas Ferry ini minta duit ojol, duit pulsa, atau minta duit jajan ya memang semua hasil yang didapat, hasil kerja keringat Mas Ferry masuk rekening istrinya. Saya rasa wajar," ujarnya.
Baca Juga: Elkan Baggott Harap Situasi Sulit di Ipswich Town Tak Terulang di Timnas Indonesia, Apa Itu?
Tak hanya itu, pihak Ferry juga mematahkan pernyataan pihak Venna pada Januari 2023 yang menyebutkan bahwa ia sudah tidak dinafkahi selama 3 bulan.
Faktanya adalah Ferry selalu memberikan nafkah kepada Venna, bahkan di tengah isu KDRT yang saat itu bergulir.
Untuk memperkuat pernyataan tersebut, pihak Ferry menunjukkan bukti transfer di bulan Desember 2022 dan Januari 2023.
"Di saat mereka (pihak Venna) sedang berkoar-koar karena ada suatu peristiwa dugaan KDRT, faktanya Mas Ferry masih mentransfer, masih memberikan nafkah sebagai suami kepada istrinya. Jadi itu suatu hal tidak berdasar bahwa klien kami sudah tiga bulan tidak memberikan nafkah," papar Sunan.
Sunan juga mengecam perbuatan pihak Venna yang menggiring opini publik negatif terhadap Ferry.
Selama ini, Sunan menilai bahwa pihak Venna selalu mengolok-olok Ferry sebagai lelaki yang tidak bertanggung jawab.
"Jangan membangun opini publik seolah olah Ferry Irawan ini laki-laki yang mokondo, laki-laki yang minta-minta, laki laki yang tidak bisa memberikan nafkah pada istrinya," tegas Sunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung