Nama Cinta Kuya belakangan ini kembali santer menjadi sorotan publik. Lantaran ia memilih untuk bekerja paruh waktu di Amerika Serikat meski orang tuanya masih mampu membiayai kehidupannya.
Belum lama ini, Uya Kuya sempat mengunggah momen ketika sang anak sedang bekerja. Ia pun datang dan menunggu sang anak hingga selesai bekerja.
Kala itu Cinta tampak melayani keluarganya sendiri di restoran tempat ia bekerja. Uya Kuya pun sempat menjelaskan kalau sang anak memilih bekerja paruh waktu karena upah yang menggiurkan.
"Dia baru survey, cuci piring di sana aja gajinya 17 Dolar satu jam. 'Lu nggak apa-apa Cin tukang cuci piring?', 'Nggak apa-apa, Pa'," ujar Uya Kuya, dikutip Senin (11/9/2023).
"Bayangin saja misal sehari kerja 8 jam, berarti 130 Dolar per hari," imbuhnya.
Hal itu berarti, dalam sehari Cinta Kuya mendapatkan hampir Rp2 juta per-hari. Kendati demikian, Uya Kuya dan Astrid mengaku tak memaksa anaknya untuk bekerja.
Namun, Cinta Kuya mengaku kalau bekerja di Amerika adalah pilihannya sendiri. Lantaran ia ingin merintis kehidupannya dari bawah sendiri.
"Kamu nggak apa-apa kerja cuci piring?" tanya Uya Kuya.
"'Sudah, Pa, nggak apa-apa,' karena dia mau coba dari bawah," tandas Uya Kuya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah