/
Rabu, 13 September 2023 | 13:30 WIB
Foto Prewedding yang Bikin Savana Bromo Kebakaran. (Twitter/@kevinpramudya_)

Peristiwa kebakaran di kawasan savana di Gunung Bromo pada Rabu (6/9/2023) lalu memiliki dampak yang berkepanjangan. Selain membakar sekitar 50 hektare kawasan savana, ada dampak-dampak lainnya yang muncul.

Melalui keterangan yang disampikan oleh Kasi Pengelolaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah I, penanggulangan tengah difokuskan pada menghentikan aliran api kebakaran tersebut.

"Untuk luasan, kami masih belum menghitung karena fokus melakukan pemadaman di Savana (sabana) yang merambat ke atas," ungkap Didit, Kasi Pengelolaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah I, dilansir pada Rabu (13/9/2023).

Dampak yang muncul dari kebakaran di kawasan Gunung Bromo ini bisa ditemukan pada perubahan jalur wisata. Disebutkan jika semua jalan menuju atau dari kawasan ke tempat wisata Gunung Bromo sudah ditutup.

"Untuk kelancaran proses pemadaman dan memperhatikan keamanan pengunjung, maka seluruh akses menuju dan atau melintas melalui taman nasional ditutup secara total," tambah  Septi Eka Wardhan selaku Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Balai Besar TNBTS.

Sementara itu, untuk dampak bagi masyarakat juga tidak dapat dielakkan begitu saja. Dilaporkan setidaknya ada sekitar enam desa yang mulai mengalami krisis air bersih akibat kebakaran tersebut.

Keenam desa tersebut mengalami kesulitan untuk mengakses keberadaan air bersih untuk aktivitas sehari-hari. Hal ini lantaran pipa air yang ada di enam desa tersebut mengalami kerusakan sehingga membutuhkan bantuan dari pihak Badan Nasional penanggulangan Bencana (BNPB). (Agatha Vidya Nariswari)

Load More