Anies Baswedan dicurhati seorang netizen yang kini tengah menjadi sandwich generation. Tak mau mematahkan semangat, Anies Baswedan pun memberikan nasihat positif kepada netizen tersebut.
Untuk diketahui, sandwich generation adalah kelompok orang yang merasa terjepit di antara dua generasi berbeda, layaknya roti lapis atau sandwich. Di mana mereka menanggung beban dua generasi tersebut sekaligus.
Curhatan netizen itu disampaikan saat Anies Baswedan dalam acara "3 Bacapres Bicara Gagasan" yang tayang di YouTube Mata Najwa pada Selasa (19/9/2023). Acara ini merupakan kolaborasi Mata Najwa dan Universitas Gadjah Mada.
Menanggapi curhatan itu, Anies Baswedan mengajak para sandwich generation untuk tak menganggap apa yang dialaminya sebagai beban. Sebaliknya, dia berharap mereka bisa menilainya sebagai sumur pahala.
"Jangan pandang (sebagai) beban, pandang jadi sumur pahala. Berat ringan soal perasaan bila dijalani sepenuh hati, itu ringan," kata Anies Baswedan, dikutip pada Rabu (20/9/2023).
"Yang kedua, cari kesempatan. Ketika Anda dapat beban sandwich, ini sesungguhnya masa pembelajaran yang hampir pasti Anda punya pengalaman beban besar," imbuhnya.
Lebih lanjut, Anies Baswedan berharap sandwich generation ini bisa menganggap bahwa beban yang dipikulnya saat ini adalah bekal masa depan. Dia juga mengingatkan mereka agar selalu siap menghadapi kehidupan.
"Jangan berharap segala serba ringan serba enak, anggap ini sebagai persiapan. Cari peluang cari kesempatan yang ulet. Seberat-beratnya yang Anda alami, Anda bilang (ke diri sendiir) saya bukan orang pertama yang melewati ini," tandasnya.
Sementara itu sesuai dengan namanya, acara "3 Bacapres Bicara Gagasan" diikuti oleh tiga kandidat kuat bakal calon presiden (bacapres) di Pemilu 2024 mendatang. Mereka adalah Anies Baswedan, Ganjar Prabowo, dan Prabowo Subianto. (Fifi)
Baca Juga: Cara Unik Pemuda Karang Taruna Desa Sukobubuk Pati Olah Limbah Dengan Maggot, Ternyata Menghasilkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026