/
Kamis, 21 September 2023 | 11:36 WIB
Profil Cinta Kuya (Instagram/@cintakuya)

Baru-baru ini gaya hidup Cinta Kuya saat tinggal di Amerika Serikat ramai disorot. Walaupun berasal dari keluarga tajir, Cinta Kuya menjalani kehidupan yang sederhana. Ia bahkan tidak malu bekerja sebagai pelayan restoran, berjualan nasi bakar, hingga memungut sampah bekas tetangga.

Pemilik nama asli Cinta Rahmania Putri Khairunnisha ini memang pekerja keras. Ia tidak segan menjual barang-barang bekas untuk mendapatkan uang tambahan selama hidup di sana.

Sebagai ayah, Uya Kuya mengaku tidak malu dengan aksi viral Cinta. Ia pun membeberkan jika sang putri pernah menemukan iPhone hingga laptop mahal saat memulung di sana.

"Dia cerita, lagi jalan-jalan di komplek enggak jauh dari rumah, tiba-tiba nemuin satu rumah, depannya berapa kardus, 'silakan ambil,'" kata Uya dalam tayangan YouTube Intens Investigasi dikutip pada Kamis, (21/09/2023).

"Satu kardus isinya ada bola basket, iPhone dua, dapat laptop lama tahun 2002 tapi iMac tapi masih nyala, kamera-kamera jadul," tambahnya.

Menurut Uya, masyarakat di Amerika memang terbiasa membuang barang-barang mereka di depan rumah. Pasalnya, biaya untuk membuang barang bekas biasanya jauh lebih mahal.

"Orang Amerika itu enggak suka nyimpen barang, daripada numpuk di rumah dan enggak kepakai dan malas buang kemana, (jadi) taruh aja di depan rumah pasti ada yang ambil," lanjut Uya Kuya.

"Kalau mau buang, manggil truk kan mahal biaya angkutnya, kalau taruh depan rumah, orang mikir, ambil-ambil aja," tambahnya.

Uya tidak mau ambil pusing dengan aksi Cinta memungut barang bekas. Ia pun membocorkan besaran uang saku yang diterima Cinta saat sekolah di sana.

Baca Juga: Respons Bobby Nasution soal Viral Guru SMPN 15 Medan Ngaku Diintimidasi-Gaji Ditahan Kepala Sekolah

"Ya oke-oke aja, anak gue kreatif, enggak malu ambil barang bekas di depan rumah orang," imbuh Uya. "Uang jajan gue kasih enggak lebih Rp 10 juta per bulan untuk hidup di Amerika loh, termasuk bayar listrik dan sebagainya," ujarnya/

Bukan karena pelit, Uya ingin mengajarkan kepada anaknya tentang cara menghargai uang. 

"Biar dia lebih menghargai uang, dan dia tujuannya bukan main di situ, kuliah," tandas Uya.

Load More