Anak Nikita Mirzani, Laura Mirzani akhirnya mengungkapkan apa yang dilakukan setelah minggat dari rrumah Mami Eda. Kekinian, Lolly disebut tinggal di tempat penampungan, yang ada di negara Inggris, UK.
Lolly memutuskan keluar yang disebut karena adanya keributan dari Mami Eda. Ketidakharmonisan terlihat saat sesi live Instagram, Lolly sempat ditegur karena sejak Lolly tinggal di rumah Mami Eda, biaya listrik dan air meningkat.
Lolly pun di saat sesi live mengakui jika kekinian ia membersihkan seluruh rumahnya atau lokasi ia tinggal saat ini sendiri dengan tangannya.
Cerita ini pun kemudian, membuat netizen mengaitkan istilah inem pada Lolly. Sebutan Inem yang tidak lainnya, penggeseran nama untuk mengisyarakatkan Asisten Ruman Tangga (ART).
"Kenapa Inem, pembantu?," tanya Lolly kemudian.
Lolly mengungkapkan jika ia memang membersihkan sendiri lokasi tempat ia tinggal saat ini. "Lha kenapa juga malu, karena itu manusiawi," ujarnya.
Lolly pun memastikan jika tidak membersihkan kosan tempat ia tinggal, tentu tidak akan bersih, "Itu jorok loh," sambungnya.
Sehingga anak sulung Nikita Mirzani pun tidak mempersoalkan jika disebut dirinya sebagai seorang asisten rumah tangga, atau pembantu alias inem.
"Jadi mau dibilang inem, pembantu, ya terserah," sambung Lolly dengan nada ketus.
Sehingga Lolly menghendaki agar semua orang bisa mandiri meski baru berusia muda. "Makanya mandiri," cetus Nikita.
Hal ini yang membuat Lolly tidak mempersoalkan jika dirinya disebut pembantu.
Dalam sesi live tersebut, ia pun menjelaskan jika kekinian tinggal di kos-kosan. Lolly menjelaskan jika kosan yang ditempatinya, ialah kos-kosan dengan sistem sharing (berbagi).
Belakangan Nikita Mirzani melarang Lolly untuk pulang ke Indonesia karena dikhawatirkan akan mengajarkan kebencian pada kedua adiknya.
Seteru Nikita Mirzani dan Lolly terus dibahas publik, bahkan Nikmir-panggilan Nikita Mirzani sudah meng-ikhlaskan sang anak sulungnya.
Berita Terkait
-
Sesumbar Gajinya Tembus Rp32 Juta, Ini Pekerjaan Lolly Anak Nikita Mirzani di London
-
Pacaran Virtual Kayak Lolly dan Vadel Badjideh Bahaya, Ini Lho Risikonya!
-
Ngaku Digaji Rp 32 Juta Jadi Barista di Inggris, Lolly Dibilang Halu: Bangun Woy!
-
Bucin Tingkat Dewa! Loly Nggak Malu Gombalin Vadel Badjideh
-
Lolly Minta Tak Terima Dituding Tinggal di Penampungan: Kan Aku Lagi Naik Daun, Makanya...
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Catut Nama OJK, Satgas Pasti Hentikan Kegiatan Malahayati
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Opini: Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar