Pembicaraan soal kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin makin melebar usai penayangan dokumenter Neflix: Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Terbaru, dokter ahli forensik, dr Djaja Surya Atmaja menguak beberapa fakta mengejutkan terkait kematian Wayan Mirna Salihin.
Belakangan dr Djaja tampil ke publik menjelaskan hasil pemeriksaannya dari kejadian 7 tahun lalu. Ia menyebut bahwa penyebab kematian Mirna bukanlah racun sianida. Dokter Djaja menerima jenazah Mirna Salihin dua jam setelah kematian perempuan berusia 27 tahun tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaanya, saat itu wajah dan tubuh Mirna Salihin berwarna kebiruan. Sementara kalau ia diracuni sianiada tubuhnya seharusnya berwarna merah.
Kemudian ketika Djaja menekan lambung Mirna, ia tidak mencium bau sianida keluar dari mulut perempuan tersebut. Selain itu Djaja juga memeriksa muntahan Mirna dan juga tidak ditemukan senyawa sianida.
"Waktu itu dibuka perutnya doang, diambil isi lambungnya, ambil jaringan hatinya, ambil darah, ambil urine. Yang pertama dikirim ke Puslabfor, hasilnya sianida negatif. Tadi yang diambil darah, hati, isi lambung, urine, semuanya negatif sianida, kecuali di lambung. Di lambung ketemu sianida 0,2 mg/liter," papar Dokter Djaja.
Untuk diketahui, Djaja Surya Atmaja adalah dokter yang ditugaskan untuk mengawetkan jenazah sebelum Mirna disemayamkan di Rumah Duka Dharmais, Jakarta di tahun 2016.
Djaja sempat menyarankan Mirna diautopsi, namun pihak keluarga menolak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?
-
Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
UMKM Sulsel Dapat Panggung Nasional Pada HKG PKK
-
Respons Isu Aliran Dana BEM UBK, Gerindra Tepis Upaya Pecah Belah Hubungan Prabowo Gibran
-
Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih
-
Mohammad Hatta: Potret Kesederhanaan dan Integritas Sang Proklamator
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa
-
Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD