Atlet bola volley Megawati Hangestri Pertiwi dalam liga voli puteri di Korea Selatan. Megatron, begitu dia akrab disapa, sukses mencetak 31 poin untuk klubnya, Red Sparks.
Prestasi saat duel Pink Spiders Vs Red Sparks membuat Megatron diberi gelar Most Valuable Player (MVP).
Tidak melulu berkutat dengan latihan, sejak bergabung dengan Red Sparks pada 2023, Megatron juga membagikan potretnya saat jalan-jalan keliling Korea Selatan.
Beberapa lokasi favorit yang pernah disinggahi yakni wilayah Daejeoon, kota terbesar kelima di Korea Selatan. Kota ini juga dikenal sebagai kompleks industri berteknologi tinggi serta komplek perumahan dan apartemen.
Ada juga potret Megatron berada di kota Seoul dengan pemandangan pusat perkotaan bertabur gemerlap lampu perkotaan.
Postingan Megatron langsung banjir komentar netizen. Banyak yang mengaku bangga dengan prestasi Megatron di liga voli puteri Korea Selatan.
"Alhamdulillah. Dari dulu saya ngga suka dan ga pernah mau nonton voli. Tapi semenjak liat @megawatihangestrip saya selalu pantengin nonton di YouTube. All out untuk Anda," kata seorang netizen.
"Sebagai rakyat Indonesia, saya bangga pada mbak Mega dan tim," sahut lainnya.
"Megawati yang Ini bikin kagum, beda sama yang satunya," celetuk netizen yang lain.
Baca Juga: Sebelum Meninggal, Shena Malsiana Sempat Semangat Siapkan Rencana Pernikahan Tahun Depan
Megawati Hangestri Pertiwi adalah atlet voli putri Indonesia yang lahir di Jember, Jawa Timur, pada tanggal 20 September 1999. Ia memiliki tinggi badan 185 cm dan bermain sebagai spiker.
Megawati sudah menyukai olahraga voli sejak usia 14 tahun. Ia memulai karier profesionalnya pada tahun 2015 dengan bergabung dengan tim Surabaya Bank Jatim di Livoli Divisi Utama. Pada tahun 2016, ia bergabung dengan tim Jakarta Pertamina Fastron di Proliga, kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia.
Megawati telah menjadi salah satu pemain voli putri terbaik di Indonesia. Ia telah memenangkan berbagai gelar diantaranya:
1. Juara Proliga 2016, 2017, 2022
2. Juara SEA Games 2019
3. Juara Asian Championship 2022
Pada tahun 2023, Megawati bergabung dengan klub bola voli Korea Selatan Daejeon CheongKwanJang Red Sparks. Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di liga voli profesional Korea Selatan.
Megawati juga menjadi salah satu atlet voli putri Indonesia yang paling populer. Ia memiliki banyak penggemar di Indonesia dan di seluruh dunia. Megawati dikenal sebagai pemain yang tangguh dan memiliki kemampuan spike yang luar biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser Baru, Padahal Sudah Punya Dua Seri Lawas
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes