Penampilan Fuji saat liburan di Prancis menuai komentar tegas dari Nikita Mirzani. Pasalnya, Fuji dinilai salah kostum karena pada saat itu di sana sedang memasuki musim dingin.
Momen Fuji ditegur oleh Nikita Mirzani perkara baju terekam kamera YouTube Crazy Nikmir REAL. Pada saat itu, suhu di Paris hanya tujuh derajat Celcius dan Fuji tampil dengan baju minim.
Fuji yang ingin mendapatkan foto terbaiknya nampak mengenakan paduan busana lengan panjang dengan rok mini. Dia melengkapi gayanya dengan menenteng tas mungil merek Gucci.
Karena suhu di luar sangat dingin, Nikita Mirzani pun mengomentari baju Fuji. Artis yang akrab disapa Nyai itu mengingatkan Fuji bahwa orang lokal juga tidak mungkin memakai baju sepertinya.
"Orang bule aja nggak mungkin begini. Yang tinggal di sini nggak mungkin pakai baju begini," kata Nikita Mirzani, dikutip dari YouTube Crazy Nikmir REAL pada Jumat (10/11/2023).
"Tapi aku butuh foto yang bagus," ucap Fuji membela diri.
Nikita Mirzani kembali mengingatkan kalau pakaian yang dikenakan Fuji bisa membuat sang selebgram jatuh sakit. Mengingat udaranya cukup dingin.
"Keluar dulu saja, cobain dulu, rasain. Yang ada habis itu sakit loh. Kalau dipaksain besok kamu sakit loh. Serius," jelas Nikita Mirzani.
"Dua tiga foto habis itu kabur, double," jawab Fuji.
Baca Juga: Adab Raffi Ahmad saat Makan di Pinggir Jalan Jadi Sorotan: Richard Lee Ketar-ketir Lihat Ini
Sementara itu, Fuji dan Nikita Mirzani diboyong ke Eropa oleh dr Oky Pratama yang merupakan pemilik klinik kecantikan Bening. Rencananya mereka akan mengunjungi beberapa negara di Eropa, di antara Paris, Belanda, dan Swiss. (Sumarni)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel