Suara.Tasikmalaya.id – Gelombang aksi mahasiswa di daerah menolak naiknya harga BBM terus berlangsung, tak terkecuali di Tasikmalaya.
Mahasiswa secara bergelombang berdatangan ke kantor DPRD Tasikmalaya menolak kebijakan yang diputuskan Presiden Joko Widodo yang memilih membuat mahal BBM subsidi.
Saat aksi dilakukan sempat memanas hingga kelompok mahasiswa berjatuhan Ketika dihalau pihak kepolisian.
Setelah aksi berlangsung, puluhan mahasiswa langsung diangkut menggunakan mobil patroli untuk diantar pulang pada Senin (5/8/22).
Dalam aksinya, mahasiswa pengunjuk rasa menyuarakan penolakan terkait kebijakan Jokowi yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Secara tegas, mahasiswa meminta pemerintah meninjau ulang kenaikan harga BBM yang dianggap tidak tepat dan menyengsarakan rakyat.
Ketika demo berlangsung di depan Gedung DPRD Tasikmalaya, sempat terjadi dorong mendorong antara mahasiswa dengan polisi.
Sejumlah mahasiswa pun bertumbangan akibat kalah tenaga. Akan tetapi, mahasiswa yang tumbang langsung mendapat penanganan medis.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tasikmalaya, AKBP Suhardi Hery kepada awak media mengaku sudah memberlakukan masa aksi secara humanis.
"Kami tentu mengamankan aksi unjuk rasa rekan rekan mahasiswa tadi dengan humanis,” katanya.
“Kami sampaikan pada anggota penanganan unjuk rasa (mahasiswa) harus humanis.,” katanya.
“Alhamdulillah dijalankan anggota (polisi) di lapangan. Ada insiden kecil mahasiswa sakit saat aksi," ucapnya, Senin (5/8/22) malam.
Kapolres mengatakan telah menurunkan sejumlah anggotanya untuk berjaga di lokasi demo.
Selain pengamanan, polisi juga bertugas membantu mahasiswa masa aksi yang kelelahan atau memerlukan pengobatan.
"Sejumlah mahasiswa terlihat dibopong dalam video yang beredar. Itu sudah ditangani dan pulang dalam keadaan sehat. Ternyata (mahasiswa yang viral) memang ada riwayat asma," tambah Suhardi.
Dalam menjalankan aksinya, mahasiswa tidak sendiri. Mereka berunjuk rasa dengan dukungan penuh dari warga.
Akan tetapi, masyarakat meminta agar aksi unjuk rasa mahasiswa tidak berakhir rusuh atau anarkis.
Selain itu, mereka berharap agar aksi mahasiswa tidak sampai memblokade jalan yang akan membuat semakin banyak yang dirugikan.
"Jangan blokir jalan. Kasihan pengendara yang mau lewat. BBM naik, jangan borong buang bensin gara-gara macet,” kata Sopian pengendara motor.
Berita Terkait
-
Geger! Kabar Wali Kota Tasikmalaya Minta Donasi ke PAUD dan Yayasan, Muhammad Yusup Beri Penjelasan Begini
-
Lewat FIM MiniGP Indonesia Series 2022, Para Siswa SMK Berpeluang Jadi Mekanik Andal
-
Sempat Terdengar Suara dari Dalam Sumur, Warga Syok Temukan Nenek YO dalam Kondisi Meninggal
-
Tak Hanya di Tasikmalaya, Catut NIK oleh Parpol Juga Dialami Warga Bandung
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Lebih Empuk! 5 Cara Mengolah Daging Sapi agar Tidak Alot
-
6 Moisturizer Mengandung Retinol untuk Malam Hari, Kulit Halus Bebas Kerut
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Bilal Indrajaya Nobatkan Karya The Beatles Ini sebagai yang Terindah di Dunia
-
BanBan Running Club Minta Maaf Usai Bikin Konten di Stadion Teladan Medan
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
5 Pemain Kunci PSG untuk Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions