Namun publik hingga saat ini bertanya-tanya soal kebenaran tudingan pemerkosaan kepada almarhum Brigadir J.
Bahkan, banyak keganjilan dalam tuduhan yang dilayangkan kepada almarhum Brigadir J tersebut.
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK), Edwin Partogi mengatakan, orang pada umumnya korban setelah mendapat tindak pelecehan, apalagi pemerkosaan, akan langsung melapor pada kepolisian.
Namun, hal itu justru tidak dilakukan seorang istri jenderal yang tahu masalah hukum.
"Putri adalah seorang istri jenderal bintang dua (Ferdy Sambo) yang bisa saja langsung melaporkan kasus yang dialami di Magelang," kata Edwin Partogi.
Putri yang istri jenderal bintang dua sangat mudah mengakses polisi, apapun kepentingannya, terlebih soal dirinya menjadi korban pelecehan.
Anggota Polri dimanapun berada pasti akan langsung merespon dan melakukan olah TKP jika mendengar ada kejahatan pelecehan pada wanita.
Di sana, istri Ferdy Sambo bisa dilakukan visum untuk membuktikan soal kebenaran perkosaan.
Akan tetapi, jika hal ini ramai dibicarakan saat ini, maka bukti saintifik tentang pelecehan seksual sulit didapat.
Baca Juga: Ex Coboy Junior Comeback, Keberadaan Iqbaal Dipertanyakan
Bukti saintifik seperti hasil visum sudah tidak bisa dilakukan lantara perkara kekerasan seksual menjadi sulit dibuktikan.
Edwin terang-terangan meragukan pengakuan istri Ferdy Sambo atas dugaan tindak pemerkosaan.
Apalagi, korban pemerkosaan biasanya memiliki trauma mendalam dan tidak ingin melihat pelaku secara langsung.
Akan tetapi, jika melihat rekonstruksi yang digelar Selasa (30/8/2022) pekan lalu, istri Ferdy Sambo ini malah memanggil Brigadir J masuk ke dalam kamar, dalam posisi berduaan. Padahal saat itu, dari pengakuan Putri, baru saja diperkosa Brigadir J
"Korban kekerasan seksual kan (umumnya) ketakutan, mengalami trauma luar biasa," katanya.
"Ini (istri Ferdy Sambo) masih nyari terduga pelaku dan masih bisa ketemu terduga pelaku di kamarnya," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Dianggap Bela Putri Candrawathi, Kak Seto Meradang dan Tegaskan Hal Ini: Saya Tidak Urusi Dia!
-
Minim Bukti Perkosaan Istri Ferdy Sambo, Jenderal Bintang Tiga Singgung Soal Naluri dan Kekuasaan Allah
-
Begini Pengakuan Jenderal Bintang Tiga Menjawab Tuduhan Perselingkuhan Istri Ferdy Sambo dan Kuat Ma'ruf: Baru Seminggu
-
Kejagung Tolak Berkas 5 Tersangka Pembunuh Brigadir J, Ternyata Ini Masalahnya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim