/
Rabu, 07 September 2022 | 07:30 WIB
kak seto | suara.com

Seto Mulyadi atau Kak Seto membantah dengan tegas spekulasi di publik yang menyebut bahwa ia memberikan pembelaan kepada tersangka kasus pembunuhan Brigadri J, Putri Candrawathi agar tidak ditahan. 

Menurut Kak Seto, bahwa ia sama sekali tidak mengurus soal kasus hukum Putri dan Ferdy Sambo. Ia tegaskan bahwa dirinya fokus pada kondisi yang dialami oleh anak Putri dan Ferdy Sambo. 

Ditegaskan oleh Kak Seto bahwa ia juga tak pernah berkomentar bahwa Putri Candrawathi tidak perlu ditahan. 

"Saya ini tidak mengurus ibu Putri ya. Sama sekali saya tidak pernah berkomentar soal ibu Putri," kata Kak Seto mengutip dari unggahan akun gosip di Instagram @insta.nyinyir

Menurut Seto Mulyadi, publik salah menangkap kondisi Putri yang saat ini tidak ditahan dan kemudian mengaitkan dengan pendapatnya soal anak-anak mereka. 

"Jadi kan ramainya seolah-olah saya ngomong, Ibu Putri tidak di tahan. Itu tidak ada hubungan sama sekali ya," tegas Kak Seto. 

Meski Kak Seto sudah memberikan klarifikasi dengan tegas bahwa yang ia fokuskan adalah anak-anak dari Putri dan Ferdy Sambo, namun di kolom komentar publik ramai-ramai tetap berikan kritik pedas. 

"Lagian ibu PC juga kemana2 gak bawain anaknya , bererti bisa dong kalau dia di tahan anaknya kan emang suster yang jaga bukan dia," tulis salah satu netizen. 

"Masih banyak Anak anak yang memerlukan bantuan pendampingan ketimbang Anaknya PC. Anak orang kaya kan," sambung akun lainnya. 

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Khawatir Ada Rencana dari Ferdy Sambo Cs: Pembunuhan Berencana Bisa Gugur!

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi, Selasa, mengungkapkan hasil sementara uji poligraf (kebohongan/kejujuran) tiga tersangka pembunuhan berencana Brigadir J memberikan keterangan secara jujur.

Ketiga tersangka yang dimaksudkan adalah Bharada Richard Eliezer (RE), Bripka Ricky Rizal (RR) dan Kuat Ma’ruf (KM).

"Barusan saya dapat hasil sementara uji poligraf terhadap RE, RR dan KM, hasilnya no deception indicated alias jujur," kata Andi mengutip dari Antara. 

Load More