SuaraTasikmalaya.id – Pakar Hukum Pidana, Teuku Nasrullah membongkar kemungkinan ada sesuatu saat Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan jika Brigadir J dihabisi tiga orang.
Seperti diketahui, sejak Bharada E mengubah keterangan, ada dua nama yang disebut menembak Brigadir J.
Akan tetapi pengakuan Bharada E ini belum diakui oleh Ferdy Sambo sebagai yang memberi perintah.
Belum juga jelas tentang jumlah pelaku penembak, kini Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan jika penembak Brigadir J lebih dari orang.
Jika di TKP itu ada lima orang, maka kemungkinan yang ikut menembak ada tiga, yakni Bripka RR, Putri Candrawathi, dan Kuat Ma’ruf.
Dari tiga nama itu, Taufan hanya menyebut nama Putri Candrawathi yang kemungkinan ikut melakukan penembakan pada Brigadir J.
Pernyataan Taufan ini sangat mengejutkan lantaran tidak ada yang menduga, jika istri Ferdy Sambo jadi ekskutor.
Putri Candrawathi diduga turut menembak Brigadir J, selain Ferdy Sambo dan Bharada E atau Richard Eliezer.
Taufan mengatakan hal tersebut berdasar pada pemeriksaan ada lebih dari satu peluru yang ditembakkan ke tubuh Brigadir J.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Objek Anak Laki-laki dalam Waktu 5 Detik
Dia mengatakan diduga ada pihak ketiga selain Ferdy Sambo dan Bharada E yang turut melepaskan tembakan, yakni Putri Candrawathi.
Melansir cuplikan Apa Kabar Indonesia Malam TvOne, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan ada kemungkinan istri Ferdy Sambo ikut melakukan penembakan.
“Terbuka peluang bagi Putri Candrawathi ikut menembak Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat,” kata Ahmad Taufan Damanik.
Akan tetapi, pernyataan Taufan justru dilihat berbeda oleh Pakar Hukum Pidana, Teuku Nasrullah.
Teuku Nasrullah melihat jika Ketua Komnas HAM melempar pernyataan diduga untuk diarahkan pada penyidikan.
Jika yang mengucapkan itu adalah sekaliber Komnas HAM, maka kata Teuku Nasrullah tingkat akurasi pernyataan istri Ferdy Sambo menembak Brigadir J adalah 90 persen.
Berita Terkait
-
Jika Kejaksaan Terima Barang Busuk, Pengacara Brigadir J Sebut Siap-siap Hadapi Persidangan Sesat
-
Disebut Sudah Jujur, Keterangan Bharada E Bisa Membahayakan, Pengacara Nilai Komnas HAM Perkeruh Keadaan
-
Kesaksian Susi Jadi Kunci, Terungkap Juga Hubungan Kuat Maruf dan Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi Sudah Belasan Tahun
-
Fitnah Keji Istri Ferdy Sambo, Mengaku Diraba Beberapa Bagian Intim hingga Pistol Mengarah Langsung, SP3 Duren Tiga Dibongkar
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting