/
Selasa, 13 September 2022 | 17:22 WIB
Kolase foto istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik. (Twitter @komnasham/@kadivpropam)

SuaraTasikmalaya.id – Pakar Hukum Pidana, Teuku Nasrullah membongkar kemungkinan ada sesuatu saat Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan jika Brigadir J dihabisi tiga orang.

Seperti diketahui, sejak Bharada E mengubah keterangan, ada dua nama yang disebut menembak Brigadir J.

Akan tetapi pengakuan Bharada E ini belum diakui oleh Ferdy Sambo sebagai yang memberi perintah.

Belum juga jelas tentang jumlah pelaku penembak, kini Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan jika penembak Brigadir J lebih dari orang.

Jika di TKP itu ada lima orang, maka kemungkinan yang ikut menembak ada tiga, yakni Bripka RR, Putri Candrawathi, dan Kuat Ma’ruf.

Dari tiga nama itu, Taufan hanya menyebut nama Putri Candrawathi yang kemungkinan ikut melakukan penembakan pada Brigadir J.

Pernyataan Taufan ini sangat mengejutkan lantaran tidak ada yang menduga, jika istri Ferdy Sambo jadi ekskutor.

Putri Candrawathi diduga turut menembak Brigadir J, selain Ferdy Sambo dan Bharada E atau Richard Eliezer. 

Taufan mengatakan hal tersebut berdasar pada pemeriksaan ada lebih dari satu peluru yang ditembakkan ke tubuh Brigadir J. 

Baca Juga: Tes IQ: Temukan Objek Anak Laki-laki dalam Waktu 5 Detik

Dia mengatakan diduga ada pihak ketiga selain Ferdy Sambo dan Bharada E yang turut melepaskan tembakan, yakni Putri Candrawathi. 

Melansir cuplikan Apa Kabar Indonesia Malam TvOne, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan ada kemungkinan istri Ferdy Sambo ikut melakukan penembakan. 

“Terbuka peluang bagi Putri Candrawathi ikut menembak Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat,” kata Ahmad Taufan Damanik. 

Akan tetapi, pernyataan Taufan justru dilihat berbeda oleh Pakar Hukum Pidana, Teuku Nasrullah.

Teuku Nasrullah melihat jika Ketua Komnas HAM melempar pernyataan diduga untuk diarahkan pada penyidikan. 

Jika yang mengucapkan itu adalah sekaliber Komnas HAM, maka kata Teuku Nasrullah tingkat akurasi pernyataan istri Ferdy Sambo menembak Brigadir J adalah 90 persen. 

Load More