/
Jum'at, 16 September 2022 | 06:25 WIB
Kolase foto Ferdy Sambo dan Uya Kuya. Uya Kuya dan ahli hipnotis Ferdian yang dinarasikan turun gunung atas perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (polritv/suara.com/Instagram uyakuya)

SuaraTasikmalaya.id - Belum lama ini muncul video konten yang cukup viral di jagat dunia maya.

Isi konten tersebut mengulas soal Ferdy Sambo, Uya Kuya, dan ahli hipnotis Ferdian yang dinarasikan turun gunung atas perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam satu potongan video, terlihat editan sosok Ferdy Sambo sedang memegang pundak hipnoterapis, Ferdians Setiadi.

Ferdy Sambo memegang pundak seorang hipnoterapis, Ferdians Setiadi di sebuah ruangan, beredar luas di media sosial dan mendapat banyak tanggapan netizen.

Tentang konten tersebut dibagikan lewat akun Facebook dengan nama @Galeri-Boss.

Pada narasi yang ditulis si pembuat atau si pengunggah, Ferdians dikatakan telah mendapat perintah dari Kapolri Listyo Sigit untuk menghipnotis Ferdy Sambo menggantikan Uya Kuya. 

Video yang diposting pada 11 September 2022, benar-benar jadi hiburan tersendiri di tengah ketidakjelasan kasus Ferdy Sambo yang diduga menjadi dalam pembunuhan Brigadir J.

"Atas Permintaan Kapolri Akhirnya Ferdian Gantikan Uya Kuya Giliran Ferdy Sambo Dihipnotis," cuit narasi pada unggahan Facebook dikutip Beritahits.id pada Kamis, (15/9/2022).

Dari penelusuran yang dilakukan tim suara.com Beritahits.id, video tersebut dipastikan tidak benar.

Baca Juga: Tes Psikologi: 1 dari 7 Orang Tidak Bisa Melihat Lubang Hitam Bergerak, Apakah Itu Anda?

Video yang menggambarkan wajah Ferdy Sambo merupakan informasi palsu atau hoaks.

Dilihat sekilas sana gambar yang memuat wajah Ferdy Sambo adalah hasil editan.

Gambar mantan Kadiv Propam Polri yang disunting ternyata hanya mengganti wajah polisi beken Bripka Ambarita.

Di sana foto editan tersebut tampak seperti berfoto bersama Ferdian. 

Foto yang asli diunggah oleh Ferdian di akun Instagramnya pada 9 Februari 2020.

Selain itu, video ini juga memuat informasi palsu terkait klaim Kapolri meminta Ferdian menghipnotis Ferdy Sambo gantikan Uya Kuya juga salah.

Pasalnya permintaan agar Uya Kuya menghipnotis Ferdy Sambo datang dari mantan Kabareskrim, Komjen (Purn) Ito Sumardi Djunisanyoto yang meminta Kapolri agar para tersangka pembunuh Brigadir j di hipnoterapi oleh Uya Kuya.

Mantan Kabareskrim (Kepala Badan Reserse Kriminal) Ito Sumardi pernah menyinggung soal hipnoterapi atau terapi hipnotis dalam pemeriksaan soal kasus pembunuhan Brigadir J, kepada Kapolri Listyo Sigit.

Hal itu diungkap Ito saat berbincang di kanal Youtube Uya Kuya TV.

"Saya jujur punten (maaf), saya ngomong sama Kapolri 'Pak kalau kita meminta tolong pak Uya Kuya ini semua beres'. Orang kalau namanya dihipnoterapi itu dia menceritakan apa yang dilakukan," kata mantan Kapolda Riau tersebut dikutip Beritahits.id pada Kamis, (8/9/2022).

Ito berharap dengan dilakukannya hipnoterapi kepada para tersangka, dapat melahirkan kebenaran yang terjadi pada peristiwa Duren Tiga berdarah.

Kesimpulan

Ferdy Sambo dihipnotis adalah konten hoaks. (sumber:)

Konten viral: Kapolri Listyo Sigit minta Ferdy hipnotis Sambo gantikan Uya Kuya adalah kontek hoaks.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More