SuaraTasikmalaya.id - Kebanyakan orang tidak menyadari fakta bahwa penyakit ginjal bisa menjadi silent killer atau penyakit tanpa keluhan.
Penyakit seperti ini justru memungkinkan tidak menunjukkan gejala untuk waktu yang lama sampai situasi menjadi kritis. Sangat penting untuk mengenali gejala penyakit ginjal untuk menghentikannya tepat waktu.
Berikut adalah daftar dua belas cara mengenali gejala yang harus diwaspadai:
- Perubahan fungsi kemih: Gejala pertama penyakit ginjal adalah perubahan jumlah dan frekuensi buang air kecil.
Mungkin ada peningkatan atau penurunan jumlah atau frekuensi yang cukup sering, terutama pada malam hari.
Warna urin juga mungkin tampak lebih gelap. Anda mungkin merasa perlu untuk buang air kecil tetapi tidak dapat melakukannya.
– Kesulitan akan rasa sakit saat buang air kecil : Terkadang ada kesulitan atau tekanan atau rasa sakit yang dirasakan saat kandung kemih mengosongkan.
Infeksi saluran kemih yang timbul gejala seperti, nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil. Ketika infeksi ini menyebar ke ginjal, mereka dapat menyebabkan demam dan sakit punggung.
-Darah dalam urin: Ini adalah gejala penyakit ginjal yang harus dikhawatirkan. Mungkin ada alasan lain, tetapi disarankan untuk mengunjungi dokter jika Anda memiliki darah dalam urin Anda.
Baca Juga: Tes IQ: Menarik Jika Anda Dapat Menemukan Letak Kesalahannya
- Pembengkakan: Ginjal bertujuan untuk membuang limbah dan kelebihan cairan dari tubuh, yang mana nanti nya dibuang.
Jika Ginjal bermasalah, mereka tidak mampu melakukan pembuang tersebut, maka cairan dalam menumpuk menyebabkan pembengkakan di tangan, kaki, pergelangan kaki dan/atau wajah.
-Kelelahan ekstrim dan kelemahan umum : Ginjal menghasilkan hormon yang disebut eritropoietin yang membantu sel darah merah membawa oksigen.
Pada penyakit ginjal, kadar eritropoietin yang rendah mengurangi sel darah merah dalam tubuh, yang mengakibatkan anemia. Ada penurunan suplai oksigen ke sel, menyebabkan kelemahan umum dan kelelahan ekstrim.
- Pusing dan ketidakmampuan berkonsentrasi: Anemia berhubungan dengan penyakit ginjal dan juga menguras oksigen otak dan ini dapat menyebabkan pusing, serat kesulitan dalam berkonsentrasi.
-Merasa dingin sepanjang waktu: Jika Anda memiliki penyakit ginjal, Anda mungkin merasa kedinginan meskipun berada di lingkungan yang panas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Hikayat Kadiroen: Mantri Polisi yang Memilih Antara Pangkat dan Rakyat
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
4 Shio yang Diramal Bernasib Baik pada Hari Ini 21 Juni 2026
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia