/
Minggu, 02 Oktober 2022 | 19:21 WIB
Polisi menembakan gas air mata ke arah tribun penonton. Aparat kepolisian lantas membongkar soal pengaturan jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya yang ditolak dilakukan sore hari. (Antara)

- Korban luka ringan: 21

- MD: 5

3. RS Hasta Brata Batu:

- Korban luka ringan dan sedang: 31

- MD: 3

4. RSSA:

- Luka ringan-sedang: 7

- Luka berat: 7

- MD: 17

Baca Juga: Tes Psikologi: Objek yang Pertama Kali Dilihat Ungkap Karakter Tersembunyi Anda

5. RSU Wajak Husada:

- Luka ringan: 1

Daftar korban meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (2). (sumber: Istimewa)

6. RS Mitra Delima:

- Luka ringan dan sedang: 4

7. RS Wava Husada:

- Luka ringan-sedang: 15

- Luka berat: 15

- Dirawat: 2

- MD: 58

8. Klinik Teja Husada:

- Luka ringan sedang :10

- MD: 13

9. RS Ben Mari:

- Luka ringan sedang: 4

- MD: 1

10. RS Sumber Sentosa:

- Luka ringan: 1

11. RSU UMM:

- Luka ringan sedang: 3

Daftar korban meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (3). (sumber: istimewa)

12. RS Prima Husada:

- Luka ringan sedang: 1

13. RS Salsabila:

- Luka ringan sedang: 8

- Luka berat: 1

- MD: 4

14. RS Pindad:

- Luka berat: 2

15. RSUD Lawang:

- Luka ringan sedang: 2

16. RS Hasta Husada:

- Luka ringan sedang: 28

- Luka berat: 3

- MD: 4

18. RS Bokor Turen:

- Luka ringan sedang: 1

19. MD tanpa MRS: 3

20. RST Soepraoen:

- MD: 1

- Luka ringan sedang: 10

21. RSI Aisiyah:

- Dirawat: 1

- Luka ringan-sedang: 2

22. Lavalette:

Luka ringan sedang: 4

23. Panti Nirmala:

Luka ringan sedang: 7

24. RSI Unisma:

Luka ringan sedang: 1

25. RSUD Kota Malang:

KRS: 1

MRS ringan: 3

'Tercium bau busuk' saling tolak tanggung jawab

Siapa yang paling bertanggung jawab dalam insiden mematikan di Kanjuruhan, belum ada yang berani menyatakan diri.

Saat ini yang ada adalah salah tuding mengenai penyebab kekacauan yang berujung kematian ratusan orang di tengah keuntungan besar dari sesak padatnya stadion di laga Arema FC vs Persebaya.

Kapolres Malang Ferli Hidayat buka suara jika sejatinya ada rencana perubahan jadwal pertandingan Arema vs Persebaya.

Akan tetapi dikatakan Kapolres Malang hal itu ditolak PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Dia mengatakan jika PT LIB bersikeras tetap menggelar pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada malam hari.

Ferli mengatakan, untuk jadwal pertandingan direkomendasi dimajukan dari semula pukul 20.00 WIB menjadi pukul 15.30 WIB. 

Sebagai keamanan, Ferli mengatakan, rekomendasi dimajukannya jadwal berdasarkan pada alasan keamanan.

Namun, saat itu PT LIB menolak dan mengirimkan surat balik.

Ferli menyebut dalam surat rekomendasi perubahan jadwal itu dikeluarkan merujuk pada Surat Panpel Arema FC Nomor 014/PANPEL/ARM/IX/2022 tanggal 12 September 2022 perihal rekomendasi pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya.

Kemudian ada rujukan kedua, adanya surat Perkiraan Intelejen Singkat Nomor R/KIRKAT-110/IX/Intelkam tanggal 13 September 2022 tentang kerawanan sepak bola Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya.

Dari sana kata dia, PT LIB mengirim surat balik yang isinya tetap akan menggelar pertandingan pukul 20.00 WIB. Surat itu dikirim pada 19 September 2022.

"Sehubungan dengan rujukan tersebut, maka perkenankan kami PT LIB menyampaikan bahwa meminta kepada Klub Arema FC untuk berkoordinasi secara optimal kepada pihak keamanan dalam hal ini khususnya dengan Kapolres Malang untuk TETAP melaksanakan pertandingan BRI Liga 1-2022/2023 NP 96 antara Arema FC vs Persebaya dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," kata PT LIB Akhmad Hadian Lukita dalam surat tersebut.

Load More