- Korban luka ringan: 21
- MD: 5
3. RS Hasta Brata Batu:
- Korban luka ringan dan sedang: 31
- MD: 3
4. RSSA:
- Luka ringan-sedang: 7
- Luka berat: 7
- MD: 17
Baca Juga: Tes Psikologi: Objek yang Pertama Kali Dilihat Ungkap Karakter Tersembunyi Anda
5. RSU Wajak Husada:
- Luka ringan: 1
6. RS Mitra Delima:
- Luka ringan dan sedang: 4
7. RS Wava Husada:
- Luka ringan-sedang: 15
- Luka berat: 15
- Dirawat: 2
- MD: 58
8. Klinik Teja Husada:
- Luka ringan sedang :10
- MD: 13
9. RS Ben Mari:
- Luka ringan sedang: 4
- MD: 1
10. RS Sumber Sentosa:
- Luka ringan: 1
11. RSU UMM:
- Luka ringan sedang: 3
12. RS Prima Husada:
- Luka ringan sedang: 1
13. RS Salsabila:
- Luka ringan sedang: 8
- Luka berat: 1
- MD: 4
14. RS Pindad:
- Luka berat: 2
15. RSUD Lawang:
- Luka ringan sedang: 2
16. RS Hasta Husada:
- Luka ringan sedang: 28
- Luka berat: 3
- MD: 4
18. RS Bokor Turen:
- Luka ringan sedang: 1
19. MD tanpa MRS: 3
20. RST Soepraoen:
- MD: 1
- Luka ringan sedang: 10
21. RSI Aisiyah:
- Dirawat: 1
- Luka ringan-sedang: 2
22. Lavalette:
Luka ringan sedang: 4
23. Panti Nirmala:
Luka ringan sedang: 7
24. RSI Unisma:
Luka ringan sedang: 1
25. RSUD Kota Malang:
KRS: 1
MRS ringan: 3
'Tercium bau busuk' saling tolak tanggung jawab
Siapa yang paling bertanggung jawab dalam insiden mematikan di Kanjuruhan, belum ada yang berani menyatakan diri.
Saat ini yang ada adalah salah tuding mengenai penyebab kekacauan yang berujung kematian ratusan orang di tengah keuntungan besar dari sesak padatnya stadion di laga Arema FC vs Persebaya.
Kapolres Malang Ferli Hidayat buka suara jika sejatinya ada rencana perubahan jadwal pertandingan Arema vs Persebaya.
Akan tetapi dikatakan Kapolres Malang hal itu ditolak PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Dia mengatakan jika PT LIB bersikeras tetap menggelar pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada malam hari.
Ferli mengatakan, untuk jadwal pertandingan direkomendasi dimajukan dari semula pukul 20.00 WIB menjadi pukul 15.30 WIB.
Sebagai keamanan, Ferli mengatakan, rekomendasi dimajukannya jadwal berdasarkan pada alasan keamanan.
Namun, saat itu PT LIB menolak dan mengirimkan surat balik.
Ferli menyebut dalam surat rekomendasi perubahan jadwal itu dikeluarkan merujuk pada Surat Panpel Arema FC Nomor 014/PANPEL/ARM/IX/2022 tanggal 12 September 2022 perihal rekomendasi pertandingan sepak bola antara Arema FC dan Persebaya.
Kemudian ada rujukan kedua, adanya surat Perkiraan Intelejen Singkat Nomor R/KIRKAT-110/IX/Intelkam tanggal 13 September 2022 tentang kerawanan sepak bola Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya.
Dari sana kata dia, PT LIB mengirim surat balik yang isinya tetap akan menggelar pertandingan pukul 20.00 WIB. Surat itu dikirim pada 19 September 2022.
"Sehubungan dengan rujukan tersebut, maka perkenankan kami PT LIB menyampaikan bahwa meminta kepada Klub Arema FC untuk berkoordinasi secara optimal kepada pihak keamanan dalam hal ini khususnya dengan Kapolres Malang untuk TETAP melaksanakan pertandingan BRI Liga 1-2022/2023 NP 96 antara Arema FC vs Persebaya dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," kata PT LIB Akhmad Hadian Lukita dalam surat tersebut.
Berita Terkait
-
Bos MU Minta Pengurus PSSI Jangan Banyak Alasan, Segera Mundur Serahkan ke Menpora Dampak Ratusan Suporter Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan
-
Pasca Tragedi di Kanjuruhan, Manajemen Arema FC Turut Bertanggung Jawab atas Semua Korban
-
Kronologi dan Penyebab Tragedi Berdarah Laga Arema vs Persebaya di Malang Tewaskan 127 Orang
-
Derby Jatim Berujung Duka Cita, Gas Air Mata jadi Pemicu Kematian Ratusan Suporter Arema FC
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Perbedaan ASICS Novablast 6 vs Novablast 5: Apakah Perlu Upgrade?
-
Pertamax Cuma Turun Rp300 Per-Liter, Pengendara Mengeluh: Kurang Berasa, Kemarin Naiknya Gede
-
Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal
-
Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan
-
Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami
-
Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya