/
Rabu, 05 Oktober 2022 | 15:15 WIB
Kolase foto komentar Pele dengan tragedi Kanjuruhan (suarasumut.id & suara.com)

SuaraTasikmalaya.id – Empat hari lewat duka atas peristiwa tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan lebih nyawa masih membekas di hati para pecinta sepak bola, khususnya bagi suporter Arema FC (Aremania). Tragedi tersebut pun jadi sorotan dunia.

Tragedi berdarah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) lalu, terjadi sesaat setelah wasit meniup peluit pada laga tersebut dengan hasil kekalahan Arema FC 2-3 dari Persebaya.

Dalam hal ini, laporan awal didapat dari Polda Jawa Timur yang menyebut ada 127 nyawa yang melayang karena tragedi Kanjuruhan.

Seperti yang diketahui, tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan ini telah menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga di dunia yang telah merenggut banyak nyawa dalam bidang olahraga sepak bola.

Mencuatnya tragedi Kanjuruhan, dunia pun ikut menyoroti tragedi tersebut, hingga tak sedikit dari mereka yang berempati atas musibah yang dialami masyarakat Indonesia dalam dunia persepakbolaan.

Beberapa sorotan atas tragedi Kanjuruhan itu diantaranya sebagai berikut:

1. Mantan Bintang Timnas Brazil Pele

Mulai dari mantan bintang Timnas Brazil Pele, ia merespon tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan nyawa dan mengatakan bahwa kekerasan tak mempunyai tempat dalam olahraga.

“Pekan ini, kita menyaksikan salah satu bencana terbesar dalam sejarah sepak bola. Ada 32 anak-anak dari 125 orang yang meninggal dunia,” kata Pele dalam sebuah unggahan melalui media sosialnya, dikutip dari Antara, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: Tes IQ: Bisakah Anda Temukan Headset dalam Waktu 15 Detik?

“Kekerasan tak punya tempat dalam olahraga. Tidak ada kekecewaan dari kekalahan yang dapat membenarkan kita kehilangan cinta kasih kepada sesama manusia. Olahraga seharusnya menjadi wujud cinta,” katanya lagi.

2. Fan Bayern Munchen

Disisi lain, fan Bayern Munchen menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi Kanjuruhan melalui cuitan akun Twitter @FCBayern.

Cuitan tersebut memperlihatkan foto para pemain dan suporter tengah mengheningkan cipta sebelum pertandingan melawan Viktoria Plzen dimulai pada Liga Champions, Rabu (5/10/2022) dini hari.

"Sebelum kick-off, kami mengheningkan cipta untuk mengenang para korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Indonesia,” cuit akun Twitter resmi Bayern Munchen.

3. Paus Fransiskus

Sementara itu, Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik juga ikut menyampaikan belasungkawa dan mendoakan para korban tragedi Kanjuruhan Malang.

"Saya berdoa untuk mereka yang kehilangan nyawa dan yang terluka dalam bentrokan yang pecah setelah pertandingan sepak bola di Malang, Indonesia," kata Paus mengutip Deli.Suara.com, Rabu (5/10/2022).

4. The New York Times

Adapaun media ternama asal Amerika Serikat, New York Times, yang turut menyorot kejadian nahas di Stadion Kanjuruhan tersebut.

Mereka menilai kepolisian Indonesia sangat termiliterisasi, kurang terlatih dalam pengendalian massa berdasarkan keterangan para ahli. Selain itu, nyaris dalam semua kasus polisi tidak pernah dimintai pertanggung jawaban atas kesalahan langkah.

Momen tragedi Kanjuruhan yang menyita perhatian dunia jadi tolok ukur kepolisian Indonesia di mata internasional.

5. Presiden FIFA Gianni Infantino

Presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA) Gianni Infantino merespons tragedi Arema yang menewaskan ratusan suporter sepak bola Indonesia dalam laga Arema Malang vs Persebaya.

Dalam pernyataannya, Gianni Infantino menyebut dunia sepak bola dilanda shock menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia, bahkan menyebutnya sebagai hari gelap dalam dunia sepak bola.

“Dunia sepak bola sedang shock menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan,” kata Presiden FIFA Gianni Infantino, seperti dikutip dari situs resmi Fifa.com, Rabu (5/10/2022).

Load More