/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:41 WIB
Kolase foto Rizky Billar (Instagram/rizkybillar)

SuaraTasikmalaya.id - Hingga detik ini, kasus KDRT yang menimpa rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billar masih menjadi perhatian publik. 

Rizki Billar yang tidak hadir dalam panggilan polisi, memberikan alasan jika dirinya mengalami sakit mental karena hujatan yang di terimanya.

Namun Rizky Billar tidak hilang begitu saja, dirinya menyuarakan isi hatinya lewat akun sosial pribadinya.

Di mana Rizky Billar memberikan sindiran, jika dirinya kali ini mengetahui siapa lawanya dan mana kawannya.

"Kejadian yang membuka lebar-lebar mata gua siapa yang pura-pura baik, mana oknum yang manfaatin kesempatan, mana yang penghianat," kata Rizki Billar.

Bahkan, suami dari Lesti Kejora itu diduga melakukan sindiran kepada orang-orang yang ada di belakang Lesti Kejora hingga memanfaatkan situasi.

Hal tersebut pun diungkapkan selebgram cantik Marissa Icha.

Marissa Icha menyebut bahwa sindiran Rizky Billar tersebut disampaikan lewat close friend di Instagram.

"Dia bikin status di close friend Instagram," kata Marissa Icha.

Baca Juga: Tante Ernie Singgung Kesabaran dan Kehilangan, Netizen Dibuat Panik Lihat Tatapan yang Menggetarkan

Marissa Icha pun memperlihatkan unggahan story close friend dari Rizky Billar.

Dalam tangkapan layarnya, Rizky Billar mengatakan bahwa dirinya memang bukan pribadi yang baik.

Namun katanya, yang dilakukan oleh Lesti Kejora tidak lebih baik darinya.

Hal tersebut seolah menyindir sikap sang istri untuk melaporkan dugaan KDRT yang dilakukan Rizky Billar.

"Saya mungkin manusia yang jauh dari kata baik, tapi dengan yang Anda lakukan sekarang tidak membuat Anda lebih baik dari saya," kata Rizky Billar.

Dalam tangkapan layar yang lain, Rizky Billar menyebut bahwa dirinya dianggap psikopat.

Bahkan dirinya merasa dibunuh secara karakter.

"Orang yang dengar dari satu sisi pasti anggap gua psikopat, narasi yang dibangun bener-bener berhasil ngebunuh karakter orang," kata Rizky Billar.

Rizky Billar pun menganggap bahwa apa yang menimpanya seolah dilakukan secara sistematis untuk menjatuhkan dirinya.

"Tapi bukankah seharusnya mendengar dari dua sisi?" kata Rizky Billar.

"Sebuah kejadian demi kejadian yang terskema dengan rapi. Permainan yang camik dari mastermind," kata Rizky Billar.

Load More