SuaraTasikmalaya.id – Ramai dan viralnya kabar pelelangan bandana Rp 2,2 Miliar, kini nama Atta Halilintar malah terseret kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana robot trading net89.
Sejumlah 230 korban robot trading net89, melalui kuasa hukumnya, M Zainul Arifin telah melaporkan Atta Halilintar ke Bareskrim Polri terkait dugaan tindak pidana penipuan dan pencucian uang.
Dalam keterangannya Zainul telah melaporkan 134 pelaku dan terdapat lima public figure di antaranya Atta Halilintar, Taqy Malik, Adri Prakarsa, Kevin Aprilio, hingga Mario Teguh ke Bareskrim Polri.
“Lima orang itu adalah Kevin Aprilio personil band Vierra, Ardi Prakarsa drummernya band Nidji, Mario Teguh motivator, kemudian ada Atta Halilintar, Taqy Malik, ada lima,” kata M Zainul Arifin selaku kuasa hukum 230 korban, seperti dikutip dari Intens Investigasi, Kamis (27/10/2022).
Lebih lanjut, Zainul menerangkan jika Atta Halilintar dan Taqy Malik diduga terkena Pasal 5 dan berhak menduga terkait bandana yang dilelang seharga Rp 2,2 miliar tersebut.
“Atta Halilintar dan Taqy Malik diduga kena Pasal 5 TPPU karena menerima aliran dana dari tindak pidana kejahatan, tadi Pasal 5 menjelaskan patut menduga artinya banana dengan tali ikat kepala itu 2,2 M,” papar Zainul.
Adapun Taqy Malik yang diduga telah menerima uang Rp 700 juta dari menjual sepeda Brompton.
“Taqy Malik, ia menerima 700 juta dari menjual sepeda Brompton,” ujar Zainul.
Tak hanya itu, sang motivator Mario Teguh dan personil band Vierra Kevin Aprilio diduga terlibat dalam kasus tindak pidana penggelapan uang (TPPU).
Baca Juga: Atta Halilintar Akhirnya Klarifikasi soal Laporan Polisi dari 230 Korban Kasus Robot Trading Net89
“Terkait Mario Teguh dijelas adalah father terkait dengan Brilliant Group, kemudian si Kevin dia juga salah satu yang mempromosikan (endorse) dan Zoom Meeting terlibat dalam hal itu,” tuturnya.
“Terakhir Ardi Prakarsa selaku leader atau pemimpin di net89 dan ada Instagramnya pun dia posting itu,” sambung Zainul.
Alhasil, Zainul menghimbau jika kelima public figure itu dapat hadir untuk memberikan klarifikasi terkait kasus TPPU robot trading net89.
Lebih lanjut, Zainul menegaskan kembali jika Atta Halilintar dan Taqy Malik wajib memberikan keterangan terkait Rp 2,2 miliar dan Rp 700 juta.
Adapun ancaman 5 tahun penjara yang tertera dalam Pasal 5 tersebut, apabila Atta Halilintar dan Taqy Malik tak mau menyerahkan dana tersebut.
Diketahui sebelumnya, Zainul telah menyampaikan laporan polisi dengan nomor register LP/B/0614/X/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI yang mewakili 230 orang yang mengaku sebagai korban robot trading net89. (*)
Sumber: YouTube Intens Investigasi
Berita Terkait
-
Atta Halilintar Diduga Terima Uang Hasil Penipuan, Nafkah untuk Aurel Hermansyah Disoal: Jangan-Jangan dari Duit Haram
-
Aurel Hermansyah Sempat Minta Pulang ke Rumah Tua Usai Menikah dengan Atta Halilintar, Ini Masalahnya
-
Tak Terima Ada Jam Malam, Aurel Hermansya Cekcok dengan Atta Halilintar hingga Sebut Berontak dan Kabur dari Rumah
-
Dilaporkan Terkait Robot Trading, Atta Halilintar Beri Klarifikasi, Sebut Uang Dari Reza Paten Dipakai Bangun Masjid
-
Terseret Kasus Penipuan Robot Trading, Atta Halilintar dan Taqy Malik Kompak Klarifikasi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation