SuaraTasikmalaya.id – Lee Jihan merupakan salah satu aktor asal Korea Selatan yang menjadi bintang iklan salah satu merek kopi Indonesia yang turut tewas dalam Tragedi Halloween Itaewon.
Kabarnya jenazah Lee Jihan disemayamkan di Rumah sakit Myongji dan pemakaian dijadwalkan akan digelar pada 1 November 2022 mendatang.
Kabar meninggalnya Lee Jihan disampaikan sahabatnya di Instagram oleh ketiga sahabatnya yakni Park Hee seok, Jo Jin Hyung dan Kim Dohyun.
"Jihan telah meninggalkan dunia ini untuk pergi ke tempat yang nyaman. Tolong ucapkan selamat tinggal padanya saat dia pergi ke tempat terakhirnya," tulisnya, dikutip dari Deli.Suara.com, Selasa (1/11/2022).
Bahkan kabar meninggalnya Lee Jihan itu telah dikonfirmasi benar oleh agensi 935 Entertainment.
"Memang benar bahwa Lee Jihan meninggal dalam kecelakaan Itaewon pada tanggal 29 Oktober. Kami berharap itu tidak benar, tetapi ketika kami mendengar berita itu, kami sangat terkejut. Kami akan membahas ini dengan hati-hati karena keluarganya sangat sedih. Kami berdoa untuk almarhum," ujarnya.
Lee Jihan lahir pada 29 Oktober 1998 dan berumur 24 tahun. Ia juga pertama kali muncul dalam acara Produce 101 Season 2 yang tayang pada tahun 2017.
Namun sayang dirinya tereliminasi di episode lima setelah menduduki ranking ke-98. Setelah lulus dari Produce 101, dirinya memulai debutnya sebagai aktor dalam serial web drama berjudul 'The Butterfly Dream'.
Sejak kemunculannya, ia aktif sebagai aktor yang tampil di web drama Today Was Another Nam Hyun Day and The Butterfly Dream.
Tidak hanya itu, Lee Jihan juga sempat membintangi produk iklan kopi di Indonesia bersama Beby Tsabina dan Mawar de Jongh.
Sayangnya kini Lee Jihan harus mengakhiri perjalanannya di usai 24 tahun yang menjadi salah satu 151 korban meninggal tragedi Halloween di Itaewon.
Tidak hanya itu, sedikitnya 82 orang lainnya terluka dalam tragedi Halloween di Itaewon tersebut.
Rata-rata kebanyakan korban meninggal masih umur belia. Kisaran umur mereka adalah remaja dan orang berusia 20 tahunan.
Sebelumnya dikabarkan jika ratusan orang korban tewas akibat berdesak-desakan pada di pesta Halloween Itaewon, Korea Selatan.
Banyaknya pengunjung yang berdesak-desakan di jalan Itaewon menyebabkan mereka mengalami sesak hingga terinjak.
Berita Terkait
-
Nasib Korban Itaewon di Bawah Umur dan Warga Mancanegara
-
Tercatat 26 WNA Jadi Korban Tewas dalam Insiden Tragedi Itaewon
-
Saling Dorong Bikin Kacau, Saksi Mata Tragedi Itaewon Ungkap Detik-detik Massa Tumpang Tindih Hingga Meninggal
-
Urai Lautan Manusia Sebelum Tragedi Itaewon, Aksi Heroik Emak-emak Berhasil Selamatkan Wanita Ini
-
Profil Lee Ji Han, Aktor yang Tewas dalam Tragedi Halloween Itaewon
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim