SuaraTasikmalaya.id – Jembatan gantung Gujarat sepanjang 282 meter yang membentang di atas sungai Machuchu di Morbi, India tersebut tiba-tiba ambruk, pada Minggu (31/10/2022) sekitar pukul 18.20.
Ketika jembatan tersebut sedang dipenuhi oleh wisatawan yang tengah merayakan festival Hindu saat insiden terjadi.
Momen jembatan Gujarat India yang sudah berusia 100 tahun ini, menelan korban tewas sebanyak 134 orang. Para korban yang tewas dan terluka kebanyakan remaja, wanita dan lanjut usia.
177 orang berhasil diselamatkan, dan 19 orang sedang mengalami perawatan. Angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring pencarian berlangsung.
Puluhan orang tergantung di kabel dan bergantung pada sisa bangunan jembatan, beberapa diantaranya mencoba berenang untuk menyelamatkan diri. Banyak dari mereka termasuk anak-anak yang tenggelam.
Tim khusus telah dibentuk oleh pemerintah Gujarat untuk menyelidiki secara menyeluruh insiden tersebut.
Dikutip dari Instagram @antaranewscom, Rabu (2/11/2022). Ketika saat jembatan runtuh lebih dari 400 orang sedang berada di dan sekitar jembatan gantung tersebut.
Jembatan yang di bangun pada era kolonial Inggris pada abad ke-19. Jembatan tersebut sempat ditutup untuk renovasi selama enam bulan dan dibuka kembali untuk umum pada minggu lalu.
Jembatan gantung tersebut yang sudah berusia satu abad itu diduga ambruk, karena tidak mampu menahan beban menahan banyak orang, yang berada di atas jembatan dalam satu waktu.
Baca Juga: Wow! Deretan 5 Artis ini Sawer Bunda Corla Ratusan Juta Rupiah
Dilaporkan jembatan ini hanya dapat menampung sekitar 125 orang. Namun, pada saat kejadian dilaporkan terdapat sekitar 300 hingga 500 orang yang berada di atas jembatan gantung tersebut.
Adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, yang dimana dengan sengaja menggoyang-goyangkan jembatan berdasarkan pengakuan saksi. (*)
Sumber: Instagram antaranewscom
Berita Terkait
-
Penuh Tragedi, Inilah 4 Peristiwa Berdarah yang Terjadi pada Oktober 2022
-
10 Fakta Baru Ambruknya Jembatan Gantung di India, Ternyata Melebihi Kapasitas
-
135 Orang Tewas dalam Insiden Jembatan Ambruk di India
-
Jembatan Gujarat India, Peninggalan Penjajah Berujung Tragedi Kematian Bersejarah
-
140 Orang Tewas dalam Tragedi Robohnya Jembatan Gantung di Gujarat India
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan