Sukabumi.suara.com - Akhir Oktober sudah banyak kecelakaan yang menyebabkan meninggalnya ratusan orang. Setelah kejadian tragis pada malam halloween di Itaewon, Korea Selatan. Rubuhnya jembatan gantung yang berada di Gujarat, India juga memakan ratusan korban.
Pada Minggu (30/10/2022) sebuah jembatan gantung yang berada di negara bagian Gujarat, India roboh. Saat itu jembatan tengah dipadati oleh wisatawan yang sedang menikmati hari libur. Diketahui saat jemabatan gantung tersebut runtuh banyak orang yang terjatuh ke sungai.
Dilansir dari ANTARA dikatakan bahwa sebanyak 400 orang sedang berada di jembatan atau disekitar jembatan tersebut. Jembatan yang berada di atas Sungai Machhu, Kota Morbi ini sudah ada sejak abad ke-19 atau dibangun pada era kolonial Inggris.
Berdasarkan dengan cuplikan video dari Reuters TV yang menampilkan puluhan orang yang bergelantungan di kawat jembatan, sementara para petugas berjibaku untuk segera menyelamatkan orang-orang.
Dalam kejadian tersebut beberapa orang terlihat memanjat jembatan untuk dapat sampai ke tepi sungai, terdapat beberapa orang yang mencoba berenang ke daratan. Dalam insiden ini tidak sedikit anak-anak yang menjadi korban.
Prateek Vasava salah satu korban yang berhasil selamat karena berenang ke tepi sungai mengungkapkan banyak anak-anak yang jatuh ke sungai.
"Saya ingin menarik beberapa dari mereka, tapi mereka sudah tenggelam atau terbawa arus sungai," ucapnya.
Pada minggu sebelumnya diketahui bahwa jembatan tersebut baru saja dibuka setelah 6 bulan ditutup untuk melakukan renovasi. Jembatan tersebut banyak dikunjungi wisatawan karena saat itu bertepatan dengan perayaan Diwali festival cahaya, serta liburan Chhath Puja.
Ambruk jembatan gantung tersebut setidaknya menewaskan lebih dari 140 orang. Umumnya yang meninggal dalam insiden tersebut didominasi oleh perempuan, anak-anak, dan lansia. Menurut pejabat setempat sudah sebanyak 177 orang yang berhasil diselamatkan.
Baca Juga: Pasutri di Bandung yang Viral Karena Siksa ART Akhirnya Jadi Tersangka
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka