SuaraTasikmalaya.id - Pasca ditangkapnya ibu-ibu penghujat Dewi Perssik kini muncul spekulasi baru.
Pasalnya, diduga si penghujat itu hanya merupakan seorang oknum yang mengatasnamakan fans Leslar.
Meskipun namanya di bawa-bawa, kuasa hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin mengaku belum bisa berkomunikasi dengan pihak Lesti Kejora tentang masalah ini.
Sandy Arifin menyampaikan bahwa terakhir berkomunikasi dengan Lesti Kejora adalah beberapa hari yang lalu.
"Belum, saya belum bisa komunikasi dengan pihak Dede, dan terakhir itu 4 hari lalu masih menanyakan kabar," jelas Sandy Arifin.
Selanjutnya, Sandy Arifin menegaskan dia akan segera berkomunikasi dengan pihak Lesti Kejora.
Menanggapi pernyataan tersebut, netizen tergelitik untuk memberikan komentar tentang masalah ini.
Salah satunya bahkan menanyakan keberadaan Lesti Kejora yang sama sekali tidak muncul dan memberikan komentar apapun terkait oknum fans Leslar tersebut.
"Idolanya aja ga tau lagi di mana.. menghilang katanya pindah kontrakan ga tau ngontrak di mana," tulis salah satu netizen.
Baca Juga: Dianggap Over Proud Jadi Pelakor, Nikita Mirzani ke Denise Chariesta: Makin Nggak Punya Harga Diri
Ada juga netizen yang berkomentar dengan menyebutkan bahwa harus sewajarnya saja jika mengidolakan seseorang.
"Kalau memang benar tertangkap, sudah begitu apakah idolanya akan bisa mencabut laporan dan siap membela fansnya? Makanya kalau mengidolakan orang itu yang wajar saja, jangan sampai merugikan diri sendiri," sahut netizen lain.
Permasalahan yang semakin rumit ini sebenarnya berawal dari komentar Dewi Perssik tentang rumah tangga yang mengalami KDRT.
Dewi Perssik sama sekali tidak menyebutkan bahwa dia sedang mengomentari rumah tangga Rizky Billar dan Lesti Kejora.
Namun bak kebakaran jenggot, salah seorang oknum fans Leslar menyerang Dewi Perssik dengan kata-kata yang sangat keterlaluan dan tidak bisa ditoleransinya lagi.(*)
Sumber: YouTube Intens Investigasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai