SuaraTasikmalaya.id - Mediasi antara Dewi Perssik dan haters yang menghina dirinya kembali gagal.
Polres Jakarta Selatan sebelumnya telah menjadwalkan pertemuan antara Dewi Perssik dan W untuk sidang mediasi hari ini, Jumat (11/11/2022).
Dewi Perssik lagi-lagi absen dan tidak menghadiri mediasi, sebelumnya ia juga absen pada tanggal 9 November 2022 lalu.
Menurut kuasa hukum W, Dewi Perssik mangkir dan tidak hadir sidang mediasi lantaran ada kesibukan.
"Ada kesibukan yang nggak bisa ditinggalkan," ujar Stervins Mok, kuasa hukum W dikutip, Jumat (11/11/2022).
Sebelumnya Dewi Pessik mangkir dari sidang mediasi yang dijadwalkan sebelumnya lantaran sakit.
Namun sebelumnya DP sempat bertemu dengan W pada sidang mediasi yang digelar pada 7 November 2022 lalu.
Namun sayang sidang mediasi tersebut gagal lantaran pihak Dewi Perssik menganggap permohonan maaf W tidak tulus.
Kendati demikian, W terus berupaya untuk menyelesaikan permasalahannya dengan Dewi Perssik lantaran perkataannya yang menyakitkan.
Baca Juga: Denise Chariesta Giat Umbar Aib, Ayu Dewi dan Regi Datau Asyik Tolong Jemaah Umrah yang Tersesat
"Intinya kami masih berkomunikasi untuk mediasi," ungkap Stervins Mok.
W Memohon Iba dan Meminta Dewi Perssik untuk Mencabut Laporan
Dalam sidang mediasi sebelumnya, W tampak menghadiri Polres Metro jakarta Selatan.
W terlihat menangis dan memohon maaf kepada Dewi Perssik atas perbuatannya yang telah menghina DP dengan menyebut pelacur dan suka main sihir.
“Saya datang kesini meminta maaf kepada Dewi Perssik, mohon maaf atas kelancangan omongan yang tidak sopan ini,” kata W dikutip dari Kanal YouTube Indosiar, Jumat (11/11/2022).
Tidak sampai hanya disitu, W mencoba merajuk dengan menyebutkan bahwa dirinya tidak membenci DP dan justru sayang kepada nya.
“Saya mohon maaf, saya tidak benci kamu, saya suka kamu, aku sayang ke kamu bu, saya minta tolong maafkan saya,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba