SuaraTasikmalaya.id – Aksi panggung dari Widy Vierratale beberapa waktu lalu nampaknya berbuntut panjang.
Bahkan, Forum Pemuda Sulawesi Mualim Bahar mengatakan jika apa yang dilakukan Widy Vierratale sudah di luar batas.
“Budaya kami orang Sulawesi tidak ada seperti itu. Jelas itu sudah di luar batas. Budaya kami orang Sulawesi itu ajarannya bagus,” kata Mualim Bahar dikutip dari Intens Investigasi, 16 November 2022.
Untuk itu, Mualim Bahar mendatangi Mabes Polri guna melayangkan laporan informasi atas apa yang telah dilakukan Widy Vierratale dalam aksi panggungnya.
"Baru-baru ini kami juga datang ke Mabes Polri untuk konsultasi terkait laporan polisi terhadap perilaku yang dilakukan oleh salah seorang artis yang tidak patut dicontoh saat datang ke kampung kami," kata Mualim.
Walaupun Widy Vierratale telah dilaporkan ke pihak berwajib, namun Mualim Bahar dan tim kuasa hukumnya menekankan jika ia masih memiliki waktu untuk bermediasi atas ulahnya tersebut.
Widy Vierratile pun memiliki waktu 3x24 jam untuk menyampaikan permintaan maafnya.
“Kami masih buka mediasi buat yang bersangkutan. Sebab, sampai saat ini laporan yang dibuat ke Bareskrim masih berbentuk laporan informasi. Kami juga mempersilakan kepada Widy menyampaikan permohonan maaf sesuai waktu yang kami tentukan," kata Mualim.
Laporan terhadap Widy Vierratale dibuat karena Mualim merasa khawatir akan terjadi hal-hal buruk di Kota Palu, termasuk menjadi contoh yang tidak baik bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Takut Adzam Tidak Mengenali Dirinya, Sule: Setiap Anak Pasti akan Mencari Siapa Bapaknya
Mualim juga khawatir akan terjadi bencana alam sebagai wujud kemurkaan Tuhan atas aksi tidak pantas Widy Vierratale di atas panggung.
"Tentu kami khawatirkan akan ada hal yang buruk terjadi lagi. Jelas kami tidak ingin terjadi tsunami lagi, azab lagi bagi kota Palu atas gaya-gaya seperti itu. Ditambah nanti anak muda di kampung kami akan mengikuti aksi buruk itu," tegas Mualim.
Seperti diketahui, baru-baru ini beredar video saat Widy Vierratale melakukan aksi tak terduga seusai membawakan lagu di atas panggung.
Di mana dirinya membuka baju yang ia kenakan dan melemparkannya ke arah penonton.
Widy Vierratale tampak hanya mengenakan sport bra dan segera lari turun dari panggung untuk menutupi dirinya.
Namun, para penggemar lama Vierratale sudah tidak heran, karena sang artis memang kerap melakukan aksi panggung serupa.(*)
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi