SuaraTasikmalaya.id - Drama pembunuhan berencana terhadap Brigadir J makin jelas dan terang benderang.
Kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J kini tengah masuk arena persidangan dengan lima terdakwa yang terlibat langsung dan sejumlah lainnya didakwa melakukan penghalangan penyidikan.
Dalam deretan terdakwa yang disidangkan, pengadilan juga menghadirkan banyak saksi, baik yang terlibat langsung maupun saksi lain yang dinilai ada kaitannya dalam kasus tersebut.
Satu di antara saksi yang dihadirkan di persidangan adalah Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit.
Dalam kesaksiannya, Ridwan Soplanit mengatakan jika Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada 8 Juli 2022.
Ungkapan itu memperkuat saksi lainnya yang juga mengatakan hal sama, yakni Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.
Kesaksian Ridwan Soplanit di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 21 November 2022, cukup jadis sorotan.
Awal mulanya, Ridwan Soplanit mengaku mendapat informasi tentang tembak menembak antara Brigadir J dan Bharada E.
Ridwan Soplanit menjelaskan apa yang menjadi cerita dari Ferdy Sambo mengenai peristiwa yang terjadi di Duren Tiga ialah tembak menembak.
Baca Juga: Jason Ranti hingga Weird Genius Akan Ramaikan Acara Soccerphoria
"Disuguhi seperti yang kamu ceritakan bahwa terjadi tembak menembak antara Eliezer dengan Yosua, seperti yang kamu lakukan tadi," kata majelis hakim bertanya pada Ridwan Soplanit.
"Sampai berapa lama cerita itu ada di benakmu?" tanya majelis hakim.
Kemudian Ridwan Soplanit menjawab jika dirinya masih percaya dengan cerita Ferdy Sambo soal baku tembak.
Hal yang membuatnya membuang pikiran cerita tembak menembak adalah tentang temuan di TKP Duren Tiga.
"Sampai dengan perjalanan proses pemeriksaan itu (TKP Duren Tiga), sampai di Polda Metro juga masih sama. Sampai di Bareskrim masih sama," jawab Ridwan.
Dari sana hakim menanyakan, apakah saat ini masih percaya pada cerita atau kronologis tembak menembak yang dibuat Ferdy Sambi.
Berita Terkait
-
Kena Covid-19 di Penjara, Putri Candrawathi Minta Didatangkan Dokter Pribadi
-
Fakta-fakta Putri Candrawathi Kena Covid-19, Sambo: Istri Saya Tak Patuhi Prokes
-
Pegawai BNI Jadi Saksi Brigadir J, Sebut Ada Transfer Rp 200 Juta Milik Yosua Ke Ricky Rizal di Hari Pemakaman
-
Tegaskan Uang di Rekening Yosua Miliknya, Sambo: Untuk Operasional Keluarga Saya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan