SuaraTasikmalaya.id - Bupati Meranti, Muhammad Adil benar-benar dalam sorotan satu NKRI lantaran mengeluarkan statemen yang menggegerkan, dengan menyebut pegawai Kemenkeu iblis, minta dilepas dari Indonesia, hingga sebut siap angkat senjata.
Dari video yang viral, Bupati Meranti, M. Adil tampak mengemukakan pendapat tentang pemerintah bagaimana memperlakukan wilayahnya yang disebut tidak adil.
Apa yang dikatakan Bupati Meranti, M. Adil lantas menuai banyak pujian rakyat NKRI, setidaknya itu yang terlihat di berbagai media sosial yang mempublis video sang kepala daerah.
Akan tetapi apa yang dikatakan Bupati Meranti, M. Adil langsung disambut negatif buzzer dan pemerintah.
Pemerintah bahkan menelanjangi Bupati Meranti, M. Adil dan wilayahnya, bahkan buzzer terus 'memperkosa' sosok sang kepala daerah dengan sumpah serapah dan terus berupaya menciptakan kampanye gelap untuk Bupati Meranti, M. Adil.
Misal, apa yang dilakukan Staf Khusus Menteri Keuangan bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo.
Dia menyebut tentang data lifting minyak yang diproduksi Kabupaten Meranti yang justru menurun pada 2022.
Yustinus Prastowo mengatakan Meranti menurun dalam hal produksi minyak berdasarkan pada data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Apa yang dikatakan Yustinus Prastowo diduga sebagai merespons atas tudingan Bupati Meranti, M. Adil.
Baca Juga: Arya Saloka Sibuk 'Main' dengan Amanda Manopo, Putri Anne Unggah Status Kesepian
Yustinus Prastowo menilai jika tudingan tersebut tidak main, lantaran berani menyebut Kementerian Keuangan berisikan pegawai setan dan iblis.
Bupati Meranti, M. Adil bukan tanpa dasar tentang apa yang menjadi pendapatnya yang merasa daerah dan rakyatnya tak mendapat dana bagi hasil (DBH) sesuai dengan minyak yang dihasilkan Meranti.
Dalam video tersebut Bupati Meranti, M. Adil tampak kalem, meski ada kemarahan, namun tetap ditahan.
Intonasi suara Bupati Meranti, M. Adil tampak tidak meletup-letup meski kemarahan jelas terlihat.
Namun, pemerintah memilih diduga memilih untuk 'menyerang bali' Bupati Meranti, M. Adil dengan apa yang dipaparkan Yustinus.
Bahkan Yustinus juga memastikan bahwa Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Meranti 2023 sudah dilakukan dengan ketentuan UU Nomor 1 tahun 2022.
Berita Terkait
-
Kronologi Bupati Meranti Ngamuk Gegara DBH Migas, Ancam Membelot Ke Malaysia Hingga Angkat Senjata
-
Bukan Tunda Pemilu, PKS Kasih Solusi Jitu ke Bamsoet Biar Suhu Politik 2024 Adem Ayem: Tertibkan Buzzer!
-
Tembus Rp7.496 Triliun, Sri Mulyani: Utang Indonesia Masih Aman
-
Bukan Relawan Apalagi Buzzer, Anies Baswedan Ungkap Senjatanya untuk Maju Pilpres 2024
-
Video Syur Tersebar, Denise Chariesta Bongkar Dalangnya: Jangan Pakai Cara Basi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan