SuaraTasikmalaya– Perseteruan antara Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dan anggota DPR-RI Dedi Mulyadi mulai mereda. Anne Ratna Mustika enggan lagi mengompori Dedi dengan pernyataan-pernyataan kontroversialnya.
Sebaliknya Dedi Mulyadi malah sibuk ngurus Ryan Dono dan Yessi. Dua pasangan yang gagal nikah.
Ketegangan, sensitifitas dan sindiran-sindiran pedas secara tidak langsung sampai memanas, para pendukung kedua kubu saling tuding saling berargumen mencari pembenaran atas kedua tokoh idola tersebut.
Dedi Mulyadi dan Anne Ratna sadar kalau keduanya memanas bakal berdampak pada masyarakat. Birokrasipun akan dibuat bingung, kebanyakan mereka cenderung tiarap mencari aman daripada ikut berkomentar dari kedua tokoh yang tengah berseteru perang dingin.
Masyarakat bingung, atas kondisi tersebut dan hanya bisa mengelus dada, atas kondisi yang tengah terjadi. Masyarakat tidak ingin terus berlarut – larut, karena pastinya sedikit banyak akan mengganggu roda pemerintahan.
Namun, perlahan tapi pasti perseteruan kedua tokoh panutan masyarakat itu akhirnya sedikit mereda, hal itu membuat masyarakat sedikit lega dan berharap semuanya akan berakhir.
Seperti pepatah yang mengatakan ‘Badai Pasti Berlalu, Laut Kembali Tenang, Bahtera akan Sampai Tujuan’, itu semua harapan masyarakat yang memiliki hati dan fikiran betapa cintanya mereka ke Purwakarta.
Baik secara sadar maupun tidak sadar, para penunggang gelap yang memanfaatkan momen perseteruan antara Anne dan Dedi sepertinya hingga kini masih ingin memperuncing dan terus mempertajam perseteruan keduanya.
Mereka para penunggang gelap ini tidak rela bila Anne dan Dedi bersatu kembali, karena resikonya bila itu terjadi maka peta politik dan perebutan kekuasaan di Purwakarta akan sulit mereka raih.
Baca Juga: Nama Bupati Purwakarta dan Dedi Mulyadi Kian Populer Jelang Pemilu 2024
Bukan sehari dua hari, sebulan dua bulab, setahun dua tahun mereka menunggu moment yang tepat untuk bergerak, saat ada kesempatan mereka langsung menjalankan aksinya sebagai penunggang gelap.
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang murni dari Ibu rumah tangga belajar politik dengan melakukan pengamatan baik secara langsung maupun tidak langsung dari suaminya Dedi Mulyadi dan belajar secara otodidak, perlahan mulai ikut tergerus permainan para penunggang gelap.
Sementara Dedi Mulyadi sendiri masih tampak tenang menghadapi semuanya, dirinya tetap berusaha berfikir secara jernih agar tidak ikut terjebak dalam permainan peta konflik yang tengah dimainkan lawan-lawan politiknya.
Namun, tidak bisa dipungkiri sebagai seorang suami pasti Dedi Mulyadi mengkhawatirkan istrinya (Anne Ratna Mustika), bila sampai kebablasan ikut tergerus kedalam permainan para penunggang gelap yang memainkan peran mereka diberbagai lini dan sektor dengan meminjam tangan-tangan yang bisa diperalatnya dengan apik.
Karena, bagaimanapun pastinya Dedi Mulyadi masih berfikir secara jernih bahwa Bupati Anne Ratna Mustika merupakan ibu dari para putra dan putrinya, sehingga tidak mungkin Dedi menggulingkan kekuasaan istrinya walaupun dirinya mampu dengan kekuatannya.
Dari konflik dan perseteruan yang saat ini terjadi antara Anne dan Dedi, kini sudah terlihat dengan jelas mana lawan mana kawan dari semua aspek. Baik lawan di pemerintahan (birokrasi) mapun lawan secara politis, begitupun sebaliknya mana kawan yang sesungguhnya.
Berita Terkait
-
Beredar Surat Terbuka Warga Purwakarta Isinya Minta Dedi Mulyadi-Anne Ratna Cuti Dulu, Khawatir Roda Pemerintahan Terganggu
-
10 Potret Rumah Yessy Sertifikat, di Dalamnya Ada Kamar Berantakan Bak Kapal Pecah
-
Gagal Disandingkan dengan Bupati Karawang, Netizen 'Jodohkan' Dedi Mulyadi sama Desy Ratnasari
-
Bongkar Isi Kulkas di Rumah Yessy, Dedi Mulyadi Dikecam Publik: Mantan Bupati Kok Begitu
-
Bak Kapal Pecah Dedi Mulyadi Syok Lihat Kamar Yessy Duta Sertifikat Rumah: Lah Ini Anak Gimana?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar