SuaraTasikmalaya-Perseteruan Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan isterinya Anne Ratna Mustika belum usai. Malam makin memanas. Masing-masing saling serang. Mirip perang brathayuda.
Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika adalah publik bfigur dan panutan bagi warga Purwakarta dan Indonesia. Sebab mereka adalah pejabat Dedi Mulyadi Anggota DPR-RI Anne Ratna Mustika Bupati Purwakarta saat ini.
Melihat 'perang' makin panas salah publik khawatir Proses gugat cerai Bupati Purwakarta di Pengadilan Agama Purwakarta dijadikan kosumsi adu domba dan kepentingan okmun yang memecah belah Purwakarta.
Dan sudah terjadi di lingkungan pemerintahan pun mulai tidak kondusif. Ada kubu-kubuan Sejauh ini, banyak juga kalangan yang menyayangkan setelah adanya proses perceraian antara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi. Apalagi, keduanya merupakan publik figur yang harusnya menjadi tauladan dan tindak tanduknya dilihat oleh masyarakat luas.
Ada yang lebih dikhawatirkan dirinya, jika kedua figur ini keukeuh melanjutkan perceraian. Yakni, terjadinya kubu-kubuan antar pegawai di lingkungan pemerintahan. Jika itu terjadi, jelas pelayanan kepada masyarakat juga akan terganggu.
Perseteruan Dedi Mulyadi Anne Ratna Mustika jadi bahan gunjingan di media sosial.
Belakangan tersebar surat terbuka melalui grup WhatsApp. Surat tersebut ditulis yang isinya adalah surat terbuka untuk Ambu Anne dan Dedi Mulyadi dari seseorang yang mengaku salah satu warga Kabupaten Purwakarta.
Berikut isi surat terbuka untuk Ambu Anne dan Dedi Mulyadi itu.
"Assalamualaikum Ambu bupati dan pak Dedi Mulyadi, semoga hari hari Ambu dan pak Dedi serta anak-anak Ambu dan pak Dedi selalu diberikan Rahmat Allah SWT.
Kenalkan sy salah satu warga Purwakarta, warga Ambu sebagai bupati dan warga yang pernah dipimpin juga oleh pak Dedi.
Saya merasa betah dan nyaman numpang hidup di tanah Purwakarta, punya pemimpin bupati dua periode yaitu pak Dedi yg bisa merubah kondisi Purwakarta baik infrastruktur maupun aturan yg dibuat.
Tidak perlu saya jelaskan bagaimana Purwakarta dulu sebelum pak Dedi menjabat maupun setelah menjabat hingga saat ini diteruskan oleh Ambu yang tak lain masih istri sah pak Dedi.
Pikiran, tenaga hingga berbagai kebijakan yg telah dicurahkan pak Dedi dan Ambu untuk Purwakarta sedemikian besarnya. Kami tentu sangat bersyukur punya pemimpin yg keren keren ini.
Namun memang, seperti yg kita ketahui bersama, saat ini biduk rumah tangga Ambu dan pak Dedi sedang tidak baik-baik saja. Sebagai seorang warga yang tentu sangat memperhatikan sepak terjang bupati nya, saya dan mungkin semua warga Purwakarta sedikit tersentak dengan berita kurang sip ini.
Jauh dari kecurigaan saya dari awal, bahwa rumah tangga bapak adalah figur keluarga yg menjadi panutan, keluarga yang bisa dijadikan suri tauladan bagi keluarga lain termasuk saya. Tapi nyatanya, saya merasa sedih mendengar ini.
Saya tentu tidak mau mengira-ngira dan menyimpulkan masalah apa yg menjadi pokok keretakan rumah tangga bapa dan Ambu. Saya hanya ingin Ambu dan bapak Dedi kembali baik baik saja, saling memahami satu sama lain adalah kunci. Anak-anak adalah tempat kita menyusun kembali biduk rumah tangga.
Mungkin ada ego, ada perbedaan paham yang itu bisa diredam dengan saling mengerti, tidak sama-sama memaksakan kehendak. Saya yakin Ambu dan bapak Dedi bisa melakukan itu. Kasian anak-anak, kasian keluarga, kasian kami yang menantikan Purwakarta tetap istimewa...
Saya juga ingin mengingatkan, boleh ya Ambu dan pak Dedi saya mengingatkan, bahwa dari keretakan rumah tangga Ambu dan pa Dedi, ada yang bertepuk tangan. Mereka yang ingin dari dulu memecah belah keluarga Ambu dan pak Dedi, mereka yang ingin Purwakarta tidak baik baik saja.
Terimakasih, dari kami yang ingin tetap melihat Ambu dan pak Dedi rukun hidup nyaman bersama anak-anak, bersama kami warga Purwakarta.
Boleh lah Ambu dan pak Dedi, cuti sementara waktu dari kesibukan sebagai bupati dan sebagai anggota DPR RI, untuk sekedar kembali merajut asa, mengenang bagaimana masa lampau 10-15 tahun lalu atau dimana Ambu dan pak Dedi menyatakan sumpah suci dan akad didepan penghulu untuk membina rumah tangga...
Jangan karena ego, jangan karena jabatan, jangan karena bisikan orang dekat yang tak bertanggungjawab yang bisa mengalahkan rasa diantara Ambu dan bapak Dedi.
Ini hanya keluh kesah saya sebagai warga Purwakarta.
Wassalamu'alaikum wr.
Demikian isi surat terbuka itu ***
Artikel ini telah tayang di lensapurwakarta.com dengan judul Merasa Prihatin, Warga Purwakarta Tulis Surat Terbuka Untuk Bupati Anne dan Dedi Mulyadi
Berita Terkait
-
Ngefans Sama Arya Saloka, Anne Ratna Mustika Jadi Buper saat Bilang I Love U To Mas
-
Apakah Mau Baikan Lagi Sama Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi: Yang Penting Saya Mah Hepi, Urus Negara Juga Bisa Masa Ngurus Sendiri Ngak Bisa
-
Dedi Mulyadi Merasa Sudah Duda: Saya Mah bebas Sekarang Tidak Ada yang Melarang Mau ke Mana Juga
-
Anne Ratna Mustika dan Putri Ane Istri Arya Saloka Senasib, Bedanya Putri Anne Merasa Diselingkuhi, Ambu Anne Udah Ogah Sama Kang Dedi Mulyadi
-
Anne Ratna Mustika Akui Kepincut Arya Saloka Sebelum Gugat Cerai Dedi Mulyadi; Pokoknya Saya Bahagia Banget Ketemu Dia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Miris! 7 Fakta Emak-Emak Diduga Curi Susu di Rama Swalayan Jepara
-
Viral Bintang Berekor di Bulan Ramadhan, Benarkah Tanda Dukhan dan Kedatangan Dajjal?
-
Umuh Muchtar Beri Wejangan, Minta Persib Bandung Tak Remehkan Persebaya Surabaya
-
Syuting dari Pagi Hingga Pagi Lagi, Naysilla Mirdad Ungkap Kerasnya Dunia Stripping
-
Hugo Ekitike: Sejujurnya, Saya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan