SuaraTasikmalaya- Duh, gagal nikah gara-gara kurang uang Rp 700 ribu, zaman sekarang memang materialistis, Setelah Yessy Purwakarta minta sertifikat tanah dan gagal menikah. Ini terjadi di Palembang Sumetera Selatan.
Pihak calon mempelai pria sebenarnya sudah menerima takdir harus gagal nikah dengan wanita idamannya. Namun kini masalahnya uang mahar Rp 35 juta dan Emas w suka (13,5 gram) belum dikembalikan keluarga mempelai wanita.
Seperti diberitakan masalah ini sebenaranya dipicu oleh calon pengantin lelaki yang merasa direndahkan. Dia merasa tersinggung karena calon istrinya membentak sang ibu gegara masalah uang tambahan yang kurang Rp 700 ribu.
Padahal keluarga pihak lelaki sudah memberi uang tambahan sebesar Rp35 juta serta emas 2 suku (13,5 gram) sesuai dengan permintaan calon pengantin perempuan sebagai mahar.
Uang tambahan yang diminta, dijanjikan oleh pihak lelaki untuk dibayar secara mencicil, lantaran mereka tak punya lagi uang pegangan.
Namun, calon pengantin perempuan malah marah, dan membentak calon mertuanya, sambil mengancam akan membatalkan pernikahan jika uang tambahan yang dimintanya masih kurang.
Tersinggung karena sang ibu dibentak oleh perempuan yang belum resmi menjadi istrinya, calon pengantin lelaki yang diketahui bernama Anjas itu pun memutuskan untuk membatalkan pernikahan di H-1.
Keluarga Anjas mengaku sakit hati dengan perlakuan calon menantunya, kemudian meminta uang yang sudah diberikan untuk dikembalikan. pihak perempuan justru tak mau mengembalikan uang dan malah kabur
Rumah calon istri Anjas yang berada di Desa Belambangan Kecamatan Pengandonan Kabupaten OKU Sumatera Selatan tampak kosong.
Baca Juga: Profil Pemilik Mixue Zhang Hongchao, Sempat Bangkrut Kini Kedainya Menjamur di Dunia
Berita ini pun langsung mendapat perhatian dari warganet. Tak sedikit warganet yang yakin bahwa perempuan tersebut sebenarnya tidak ada niat sama sekali untuk menikah, melainkan hanya untuk menguras uang dari pihak lelaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan