SuaraTasikmalaya- Hubungan Syahrini dengan Verrel Bramasta sempat ramai. Bahkan tersebar foto Verel dan Teuku Rassya yang mencium pipi isteri Reino Barack tersebut.
Kabar terbaru Syahrini membantu Verrel Bramasta saat kecopetan di kawasan Shinjuku, Tokyo, Jepang. Syahrini meminta Verrel yang sedang liburan itu mengirimkan nomor kontaknya.
Rupanya Syahrini punya kolega di Kedutaan Besar Indonesia untuk Jepang dan menyampaikan permasalah Verrel .
Mendapatkan bantuan dari Syahrini, Verrel Bramasta kemudian membagikan proses perbantuan itu melalui Instagram Story miliknya.
Isi story Verrel Bramasta itu dibagikan ulang akun conglie_willlneverdie. Dalam pesan tersebut, Syahrini sanksi orang Jepang asli yang melakukannya. Ia menduga pelakunya orang luar Jepang.
"Let me call Pak Dubes. Your contact no, please. Biar orang kedutaan hubungin you. Omg yang pasti copetnya pendatang bukan orang Jepang. Ada-ada saja," bunyi pesan Syahrini kepada Verrell Bramasta.
Berkat bantuan itu, Verrel Bramasta lantas mengucapkan terima kasih pada Syahrini yang berniat membantunya.
“Thank you for your help Syahrini dan KBRI in Tokyo," kata Verrell Bramasta untuk Syahrini.
Berbanding terbalik dengan Verrel Bramasta yang mengucapkan terima kasih, segelintir netizen malah ngerujak Syahrini.
Baca Juga: Merinding, 5 Fakta Korban Mutilasi di Bekasi: Potongan Tubuh Disimpan di Dua Boks
Akun gosip @conglie_willlneverdie membagikan ragam postingan Syahrini. Kemudian akun itu menyinggung tentang aksi Syahrini membantu Verrell Bramasta yang kecopetan saat liburan di Jepang.
Alih-alih mendukung niat Syahrini, netizen justru curiga pada Syahrini. Segelintir menyebut Syahrini ada niat terselubung.
“Supaya di bilang paham semua yang terjadi di Jepang," kata salah satu netizen.
“Let me call... Apakah ngga malah bikin mertua tambah malu?" ujar netizen lainnya.
Meski menuii nyinyiran, tapi tak sedikit pula yang mendukung kebaikan Syahrini. Banyak yang ikut berterima kasih pada Syahrini.
Hubungan Syahrini dengan brondong tampan ini memang
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar