Tim-tim yang dikalahkan Persib di 10 pertandingan terakhir putaran pertama atau sejak pekan ke-8 yakni Rans Nusantara, Arema FC, Barito Putera, Persik, Persebaya Surabaya, Persis Solo, Persita Tangerang dan Persija Jakarta.
Sedangkan 2 tim yang menahan seri Persib Bandung yakni Dewa United dan Persikabo.
2.Sukses mengantarkan David da Silva Top Skor
Meski David tak mencetak gol di laga terakhir putaran pertama, namun sejauh ini top skor masih dipegang pemain asal Brasil tersebut.
David mengoleksi 13 gol, unggul 1 gol dari Matheus Pato Borneo FC.
3. Sukses naik dari Zona Merah ke Papan Atas
Sukses ketiga yakni Persib berhasil secara perlahan merubah posisinya dari papan bawah ke papan atas.
Di awal kompetisi bahkan Persib sempat masuk zona merah.
Dari 7 laga pertama bersama Rene Alberts hanya meraih 7 poin dengan 4 kekalahan. Sebaliknya di 10 pertandingan terakhir meraih 26 angka tanpa kekalahan.
Baca Juga: SNPMB 2023: Registrasi Akun Sekolah dan Siswa Sudah Dimulai, Berikut Jadwalnya
Dari posisi degradasi kini ke posisi 4 hanya selisih 1 poin dari pimpinan klasemen PSM Makassar.
4. Sukses Menggelar Pertandingan dengan penonton terbanyak
Persib Bandung berhasil menggelar pertandingan dengan jumlah penonton di stadion terbanyak pasca sistem bubble berakhir.
Tim tim lain di laga tunda seperti PSIS Semarang tak terlalu banyak didatangi penonton.
Sedangkan Persib saat menjamu Persija Jakarta di GBLA ini ditonton sekitar 21 ribu Bobotoh.
Jumlah tersebut terbanyak pasca pertandingan dimulai lagi dengan penonton di stadion setelah tragedi Stadion Kanjuruhan.
Tak hanya jumlah penonton yang datang terbanyak, penyelenggaraan pertandingan tersebut terbilang sukses.
Bisa dibilang saat ini masih dalam masa ujicoba penyelenggaraan pertandingan Liga 1 dengan penonton dengan menggunakan aturan-aturan baru pasca PSSI, FIFA dan pemerintah melakukan transformasi sepakbola Indonesia.
Sukses itu bisa dinilai mulai dari sistem pembelian tiket, pembatasan kuota tribun, sistem pengamanan, hingga kondisi dan sikap Bobotoh di tribun stadion yang lebih santun dan dewasa dibandingkan sebelum tragedi Kanjuruhan.
Sukses yang keempat ini bisa jadi contoh baik untuk tim lain.*
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!