SuaraTasikmalaya.id - Hamka Hamzah, mantan Pemain Timnas Indonesia yang kini bermain untuk klub Liga 2 terus berjuang agar Liga 2 dilanjutkan.
Mantan pemain Persipura Jayapura, Arema, Persija dan sejumlah klub itu menjadi pemain yang paling keras melawan keputusan Rapat Exco PSSI yang menghentikan Liga 2.
Hamka melalui akun instagram pribadinya kerap melontarkan perlawanannya terhadap sejumlah keputusan PSSI terutama terkait pemberhentian Liga 2.
Hamka mengatakan perjuangan agar Liga 2 bisa dilanjutkan lagi, belum selesai.
"Perjuangan belum selesai. Sampai Betul-betul sudah tidak ada jalan lagi. Berjuang sendiri pun tidak akan menjadi masalah," kata pemain berusia 38 tahun itu.
Hamka mengaku keputusan Ecxo PSSI telah mengacak-acak lahan sandang dan pangan dirinya serta banyak pemain lain, para pedagang bahkan masyarakat lainnya yang hidup dari industri sepakbola.
Pemain yang kini membela Bekasi City itu meminta Menpora turun tangan menyelesaikan masalah tersebut.
"Saya hanya perduli lanjutkan Kompetisi Liga 2 & 3 Bapak Menpora. Saya jarang bersuara sekaranglah waktunya karena sandang pangan saya diacak-acak secara halus. Mana Sila ke-3 Persatuan Indonesia, Sila ke-5 Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?" tegas Hamka.
Hamka bersama para pengurus APPI juga terus berjuang meminta kepada PSSI agar Liga 2 dan 3 dilanjutkan.
Baca Juga: Seperti Andritany dan Toncip, Bambang Pamungkas Ajak The Jakmania Balas Perlakuan Bobotoh
Atas teriakannya itu banyak warganet yang mendukung Hamka, termasuk dari para rekan pemain nasional.
Salah satunya Otavio Dutra, bek Persija Jakarta.
"Semangat Capt semoga ada jalan Liga 2," kata Dutra.
Mantan bomber Persib Bandung juga mensupor Hamka Hamzah.
"Semangat terus capt," ujar Airlangga Sutjipto.
"Baru kemarin liat Luis Milla vs Thomas Doll adu taktik, meski Persija kalah tapi permainan 2 tim sangat menghibur, eh langsung ada masalah setelah itu," ujar seorang warganet.
"Semoga lancar lurrr," doa rekannya Arif Suyono. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Bobotoh Pertanyakan Alasan Polisi Tak Izinkan Laga Persib vs Bhayangkara FC di Cikarang, Viking: Kami Tertib Kok
-
Keputusan Exco Bisa Dianulir Melalui Kongres PSSI, Bos Madura United Sebut Akan Lakukan Ini demi Liga 1 dan Liga 2
-
Exco PSSI Hentikan Liga 2, PSMS Medan Bubarkan Tim, Para Pemain Menangis
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori