SuaraTasikmalaya.id - Keputusan Exco PSSI tentang Pemberhentian Liga 2, Liga 1 tanpa degradasi dll, masih mengundang polemik di dunia maya.
Tak terkecuali dari klub liga 1.
Salah satunya dari Bos Madura United Dr. Achsanul Qosasi.
Melalui akun Instagram pribadinya, Achsanul mengatakan bahkan Keputusan-keputusan Rapat Exco masih bisa dianulir melalui Kongres PSSI.
Jika disetujui maka keputusan pemberhentian Liga 2 dan liga 1 tanpa degradasi dan putusan lainnya bisa dibatalkan oleh Kongres.
"Jika alasan tak kuat dan ada unsur manipulasi, Madura akan mengusulkan agar Kongres besok membatalkan pemberhentian Liga 2 dan tetap ada promosi dan degradasi," ujar Doktor lulusan Universitas Padjadjaran Bandung itu.
Lanjut dia, mendekati Kongres PSSI semua Keputusan menjadi sensitive.
“ Liga1 jalan tanpa degradasi, karena Liga 2 berhenti. Ini bukan hanya urusan Liga 2. Tapi ini juga urusan Liga 1," jelas Achsanul, 14 Januari 2023.
Kata dia, hal itu bisa dimaknai apapun menjelang KLB. sangat tidak bagus.
"Mestinya klub-klub Liga 1 dimintai pendapat dan persetujuannya. Karena kita adalah obyek yang berdarah-darah.
Jika PT LIB tak ada uang, hentikan saja semuanya. Ini lebih fair, walaupun tetap tak bermartabat," kata Achsanul.
Tambah dia, jika ada perubahan peraturan di tengah jalan, seharusnya meminta persetujuan tim-tim Liga 1 juga.
"Klub Liga 1 tak dikabari apapun, tahu-tahu kita diberikan keputusan yang mengagetkan.
Ini bukan urusan suka/tidak suka, ini urusan kualitas martabat sepakbola, yang harus kita jaga dan tegakkan," lanjut dia
Achsanul mengajak para peserta Kongres PSSI nanti membawa hati nurani, bukan kepentingan-kepentingan pribadi atau klub sendiri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica