SuaraTasikmalaya.id- Kasus perceraian Dedi Mulyadi dengan alasan sang istri, Anne Ratna Mustika terus menjadi pembahasan publik.
Hal tersebut terjadi karena masyarakat turut penasaran terkait alasan bupati Purwakarta itu menggugat cerai suaminya sendiri, Dedi Mulyadi.
Namun belum lama ini Dedi Mulyadi yang kerap disama Kang Dedi itu mengungkap sesuatu yang cukup menghebohkan.
Karena ia menyebut bahwa alasan Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne tetap ingin melanjutkan proses perceraian itu lantaran memiliki guru spiritual.
Menurut Kang Dedi, ia mendapati Ambu Anne pergi umrah tanpa seizinnya selaku suami.
“Boleh gak sih orang pergi umrah tanpa izin suami”, ujar Dedi Mulyadi sebagaimana yang SuaraTasikmalaya.id lansir dari unggahan video TikTok @wawandarmawan472, Kamis (19/1/2023).
Menurut Kang Dedi istrinya melakukan hal tersebut karena anjuran dari guru spiritual Ambu Anne, sehingga membawa pengaruh yang negatif.
Ia juga mengatakan kekecewaannya terhadap guru spiritual Ambu Anne, yang terlalu mencampuri urusan keluarganya.
“Tugas guru ngaji itu mendamaikan bukan memberikan hukuman kepada seseorang”, kata Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Ulah Ferry Irawan Bikin Ibunya Stres Sampai Alami Pecah Pembuluh Darah
Tak sampai disitu, guru spiritual Ambu Anne yang tidak diketahui namanya itu diungkap sang anggota DPR RI ingin mempengaruhi anaknya agar lupa dengan Kang Dedi.
“Harusnya tanya sama saya istrinya ngadu gini, bukan hanya ngasih air doa agar anaknya lupa sama bapaknya itu gak boleh”, ucap Dedi Mulyadi.***
Berita Terkait
-
Proses Cerai dengan Dedi Mulyadi Belum Beres, Anne Ratna Mustika Justru Galau Diakhir Masa Jabatan, Ambu Anne : Ku tahu Aku Tak Sempurna!
-
Anne Ratna Mustika Menangis Saat Ucapkan Hidup Lebih 19 Tahun Bersama Kang Dedi Mulyadi, Masih Ada Rasa
-
Alasan Lain Anne Ratna Mustika Gembira Ridwan Kamil Gabung Golkar, Pernah Bikin Pantun Khusus Saat Ulang Tahun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel