SuaraTasikmalaya.id - Dua bek kiri Persib Bandung Zalnando dan David Rumakiek dikabarkan tak bisa main akibat cedera, untuk mengisinya Persib merekrut Muhammad Rezaldi Hehanusa manta Persija Jakarta itu masuk dalam skema transfer.
Bergabungnya Rezaldi ke skuad Maung Bandung bukan kebetulan, tapi setelah melalui pertimbangan yang alot pihak manajemen dan pelatih.
Sebenarnya Rezaldi Hehanusa pernah bersentuhan dengan pelatih Luis Milla, bahkan Rezaldi Hehanusa direkomendasikan Luis Milla.
Rezaldi diharapkan bisa mengganti perasn sektor kini pertahanan Persib yang ditinggal Zalnando dan David Rumakiek karena cedera.
Skuad Persib di posisi bek kiri memang agak minim, pada laga melawan Boneo FC Luis Milla sempat memasang Frets Butuan di posisi tersebut, namun Frets memang tak cocok di posisi itu.
Pemain kelahiran Jakarta berdarah Ambon ini lahir pada 7 November 1995. Karier sepakbolanya sudah dimulai sejak duduk dibangku SD, ketika itu dia sempat sekolah di Sekolah Sepak Bola (SSB) Akademi Sepakbola Intinusa Olah Prima (ASIOP).
Saat usianya 12 tahun, pemain yang akrab disapa Bule bergabung ke Villa 2000. Di sana, ia mencari ilmu selama 4 tahun dan bergabung ke Persitangsel Tangerang Selatan pada 2013-2015.
Menurut Transfermarkt, pada tahun 2016, Rezaldi Hehanusa akhirnya menggeluti sepak bola profesional dengan bergabung ke Persija Jakarta.
Saat memasuki tahun kedua membela Persija, Rezaldi Hehanusa sempat membuat prestasi pribadi setelah golnya terpilih sebagai yang terbaik pada ajang Piala AFC 2018.
Rezaldi Hehanusa mencetak gol ke gawang Tampines Rovers pada fase grup yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu 28 Februari 2018 silam.
Gol tersebut mendapat 12.260 suara dari fans atau 58 persen dari total suara dan mengalahkan kandidat gol terbaik lainnya.
Gol Rezaldi Hehanusa turut membantu Persija mengalahkan Tampines dengan skor 4-1.
Bersama Persija, Rezaldi Hehanusa bermain sebanyak 94 kali dalam semua ajang. Ia mempersembahkan gelar Piala Presiden, Liga 1 2018, dan Piala Menpora.
Nama: Muhammad Rezaldi Hehanusa
Tempat, Tanggal lahir: Jakarta, 7 November 1995
Berita Terkait
-
Daftar Pemain yang Hijrah ke Klub Rival Sebelum Rezaldi Hehanusa Hengkang dari Persija ke Persib
-
Persib Bandung Tak Terkalahkan di 12 Pertandingan, Luis Milla Puji David da Silva Setinggi Langit
-
Gabung Persib, Begini Ungkapan Perpisahan dan Terima Kasih Rezaldi Hehanusa kepada Persija dan Jakmania
-
Catat! Jam Kick-off Dua Laga Kandang Persija Lawan Persikabo 1973 dan RANS Nusantara Berubah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?