SuaraTasikmalaya.id - Kasus pencucian uang atau pencurian kali ini terjadi di Bank BJB Pangandaran yang dilakukan oleh karyawannya sendiri.
Tersangka berinisial AS yang menjabat sebagai officer operasional di KC Pangandaran telah melakukan tindak pidana pencurian uang nasabah di bulan November 2022 di Kantor Cabang Pangandaran.
Lantas perbuatan tersangka pun telah dilaporkan oleh Bank BJB ke Polda Jabar.
Rencananya, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) akan terus mengawal kasus ini yang dilakukan oleh oknumnya itu.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengungkapkan, pihaknya akan terus mengawal proses hukum terhadap tersangka AS.
Menurutnya hal tersebut merupakan komitmen Bank BJB dalam memberikan keamanan dan kenyamanan kepada nasabahnya dari perlindungan segala bentuk kejahatan.
"Pastinya bank bjb akan melindungi nasabah kita dari oknum-oknum meskipun pegawai sendiri," katanya.
Dia menerangkan, Bank BJB akan selalu mengutamakan perlindungan hak-hak nasabah.
Bahkan, pihaknya tak segan akan memberikan sanksi berat terhadap oknum pegawai yang berani menyelewengkan uang nasabah dalam bentuk kejahatan apapun.
Baca Juga: Madrid Juara Dunia! Ini 6 Catatan Unik Kemenangan Real Madrid atas Al-Hilal
Widi menyebutkan Bank BJB senantiasa selalu patuh dan menaati hukum yang berlaku, baik yang berkaitan dengan perusahaan maupun nasabah.
Oleh karena itu, Bank BJB siap bertindak tegas secara internal maupun eksternal saat terjadi pelanggaran hukum.
Widi juga meminta nasabah Bank BJB untuk tidak khawatir dan memastikan kasus hukum pencurian uang tersebut tidak akan mengganggu operasional bank khususnya di kantor cabang Bank BJB Pangandaran.
Dikutip dari purwasuka.suara.com, komitmen Bank BJB dalam melindungi nasabah dilakukan di berbagai lini, termasuk memastikan kenyamanan dan keamanan nasabah dalam melakukan transaksi digital dengan gencar melakukan sosialisasi untuk mencegah kejahatan siber, seperti pembobolan data nasabah. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya