SuaraTasikmalaya - Jembatan Cirahong merupakan sebuah jembatan yang terletak di wilayah Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia. Jembatan ini memiliki keunikan tersendiri yaitu, terdiri dari dua lapis, atas untuk jalur kereta api, sedangkan bawahnya untuk kendaraan bermotor.
Jembatan Cirahong Tasikmalaya merupakan salah satu jembatan tertua di Indonesia yang dibangun pada masa penjajahan Belanda yang melintasi Sungai Citanduy. Jembatan ini dibangun pada tahun 1895 dan resmi diresmikan pada tanggal 2 Februari 1893 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, J.B. van Heutsz.
Sejarah pembangunan Jembatan Cirahong Tasikmalaya bermula dari kebutuhan Belanda untuk membangun sebuah jalan kereta api yang menghubungkan kota Cilacap di Jawa Tengah dengan kota Tasikmalaya di Jawa Barat. Jalan kereta api ini dikenal dengan nama "Jalur Selatan" atau "Zuid-Lijn".
Meski demikian, Jembatan Cirahong ini memiliki cerita mistis dan tragis di awal pembangunannya. Salah satunya adalah tentang seorang pengantin baru yang menjadi tumbal untuk melancarkan pembangunan tersebut.
Hal ini berawal ketika pemerintah Hindia Belanda mendatangi sesepuh desa, Sukasana. Dirinya memberitahukan bahwa ada kendala mistis yang akan menghambat pembangunan jembatan.
Awalnya Hindia Belanda menghiraukan ucapa Sukasana, hingga saat pembangunan berjalan, terjadi gangguan mistis dan diluar nalar mulai dirasakan. Debit air Sungai CItanduy tiba-tiba naik dan banjir.
Akhirnya Hindia Belanda kembali meminta bantuan Sukasana untuk berkomunikasi dengan sosok gaib penunggun Sungai Citanduy. Diketahui sosok gaib penunggunya adalah sosok siluman ular bernama Ki Bohang dan Nyai Odah.
Sosok gaib ini lalu meminta syarat jika pembangunan jembatan ini ingin berjalan lancar. Adapun syaratnya adalah tumbal sepasang penganting baru, cantik dan tampan, serta perawan dan perjaka, untuk dijadikan anak angkat.
Syarat ini lalu disampaikan ke pihak Hindia Belanda. Lalu, pihak Hindia Belanda menculik sepasang suami istri yang baru saja menikah. Diketahui, sepasang suami istri ini adalah buruh dari pembangunan Jembatan Cirahong.
Baca Juga: Pelik Hukuman Mati di Indonesia: Pertarungan Batin Jaksa hingga Hak Asasi Manusia
Kemudian pasangan pengantin tersebut dipaksa untuk masuk ke dalam lubang pondasi jembatang, dengan tangan dan kaki yang diikat. Kemudia lubang tersebut diisi oleh semen cor.
Hingga sekarang, dipercaya arwah dari pasangan tersebut masih mendiami salah satu tiang pondasi dari Jembatan Cirahong. (*)
Sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=qz_lqRQ21uk&ab_channel=INDOFACE
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat
-
Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness
-
Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan
-
BRI Wellness Experience Tawarkan Aktivitas Seru dan Promo Transaksi Digital
-
BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia
-
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
-
BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi