/
Kamis, 02 Maret 2023 | 13:23 WIB
Siswa sebuah SMK di Samarinda mengamuk dan membawa parang ke sekolah. ((@faktanyagoogle))

SuaraTasikmalaya.id -  Siswa SMK di Samarinda mengamuk dan membawa parang ke sekolah.  Petugas kebersihan melakukan aksi heroik meski mendapatkan resiko.

Jagat maya dihebohkan dengan tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh seorang oknum siswa di salah satu sekolah menengah kejuruan di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dilansir dari akun Instagram @faktanyagoogle, pada Kamis, (2/3/2023), beredar video seorang siswa SMK di Samarinda mengamuk dan membawa sebilah parang ke sekolah.

Aksi yang dianggap nekat tersebut terjadi pada Kamis, 23 Februari 2023 di salah satu SMK Negeri di Samarinda, Kalimantan Timur, namun videonya viral baru-baru ini.

Menurut informasi dari unggahan akun Instagram @faktanyagoogle, penyebab siswa tersebut mengamuk lantaran tidak terima ditegur guru olahraga saat jam olahraga tengah berlangsung.

Kejadian berawal saat pelajaran olahraga, guru tersebut mengajarkan cara menangkap bola, dan akan diberikan sanksi push up apabila para siswanya tidak bisa menangkap bola tersebut.

Namun, saat siswa berinisal IS gagal menangkap bola dan diingatkan terkait sanksinya, siswa tersebut menjawab dengan nada mengejek bahwa dia tahu sanksinya, dan lebih memilih untuk tidur saja, alih-alih menerima sanksi tersebut.

Sontak, guru olahraganya pun marah dan menegurnya, tetapi IS tidak menerima teguran tersebut, lalu pulang ke rumahnya.

Tidak lama kemudian, IS datang lagi ke sekolah dengan membawa sebilah parang sambal berteriak dan mencari guru olahraga yang menegurnya tadi.

Baca Juga: Seringkali Pamer Barang Mewah, Kepala Bea Cukai DIY Dicopot, Berapa Harta Kekayaannya?

Namun, dalam rekaman videonya tersebut, IS berhasil ditenangkan oleh salah seorang petugas kebersihan sekolah dengan memeluknya dari belakang, sembari mencoba merebut parang dari tangan IS.

Atas aksi heroiknya tersebut, petugas kebersihan itu mengalami luka gores di tangan. (*/Editor Zahran)

Tag

Load More