SuaraTasikmalaya.id. - Nama dan format Liga 1 Indonesia untuk musim 2024 kemungkinan besar akan berubah. Sebanyak 18 klub telah setuju nama dan format baru kompetisi Liga 1 untuk musim depan.
Pasca PSSI dipimpin ketua umum dan terbentuk pengurus baru, perubahan mulai terjadi di dunia sepakbola Indonesia. Salah satunya untuk musim depan nama dan format Liga 1 akan berubah.
Hal itu sebagai salah satu hasil Sarasehan Sepakbola Nasional yang digelar hari Sabtu, 4 Maret 2023 di Surabaya. Klub-klub Liga 1 hingga Liga 3 hadir di acara itu dan memunculkan sejumlah usulan baru mengenai liga-liga di Indonesia.
Menurut Ketua Umum PSSI Erick Thohir, sejarah tercipta dengan adanya Sarasehan Sepakbola Nasional di mana semua klub bertemu dan bersinergi serta berdiskusi.
"Tidak ada anak emas. Semua bersinergi untuk meningkatkan kualitas liga yang dianggap rendah di Asia Tenggara.
Disebutkan Erick Thohir, ke depan Liga 1 dan Liga 1 akan terpisah manajemennya. Kepemilikan Liga 1 dan 2 akan terpisah dan tak akan bersaing dengan tidak sehat. Dan hal itu akan direstui oleh FIFA.
Sementara itu menurut Wakil Ketua PSSI Ratu Tisha, klub-klub sudah berdiskusi dan setuju dengan nama dan format baru Liga 1.
Untuk nama Liga 1 akan bernama Liga Indonesia. Tak disebutkan apakah nantinya akan ada tambahan embel-embel nama sesuai nama sponsor utama atau tidak.
Sedangkan untuk format kompetisi, dari dua opsi yang diusulkan PSSI kepada peserta sarasehan, yakni kompetisi penuh ditambah final serie dan Kompetisi dengan pembagian grup, mereka lebih kompetisi penuh + final series.
Dilansir dari akun @pengamatsepakbola, klub-klub setuju format baru.
"18 Klub Liga 1 setuju dengan format baru Liga 1 musim depan yang diusulkan PSSI dalam sarasehan sepakbola Indonesia," ujar akun tersebut.
Direktur Persib, Teddy Tjahjono juga mengatakan tentang persetujuan tersebut.
"PSSI menawarkan 2 opsi yaitu, (1) dibagi 3 grup dan (2) full kompetisi + final series. Klub Liga 1 sepakat memilih yang kedua," kata Teddy Minggu sore, 5 Maret 2023.
Format ini menggunakan sistem full kompetisi seperti biasa, namun peringkat 1-4 klasemen akhir, diadu lagi pada final series.
Pada final series, akan menerapkan sistem knock-out (gugur) dengan satu pertandingan.
Peringkat 1 vs Peringkat 4, dan Peringkat 2 vs Peringkat 3
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan