/
Senin, 06 Maret 2023 | 12:39 WIB
Ustadz Adi Hidayat menganjurkan untuk memperbanyak amalan puasa di Bulan Sya’ban sebagai bekal nanti di Bulan selanjutnya. (YouTube TANYA UAH)

SuaraTasikmalaya.id- Rasulullah saw ketika menjalankan bulan Sya’ban, meganjurkan puasa sebagai peningkatan ketaqwaan dan penyucian diri sebagai langkah awal memasuki bulan Ramadan.

Bulan Ramadan kini hanya tinggal 16 hari lagi, Ustadz Adi Hidayat menganjurkan untuk memperbanyak amalan puasa di Bulan Sya’ban sebagai bekal nanti di Bulan selanjutnya.

Tak hanya itu, Puasa bisa menguatkan ruh kita untuk menghadapi godaan, layaknya orang jahiliyah menyiapkan air, kita sebagai muslim menyiapkan air spiritual sebagai bekal di akhirat.

“Diriwayatkan oleh Sahabat Usamah bin Zaid, Nabi Saw saat memasuki bulan sya’ban, itu mempunyai kebiasaan yakni meningkatkan amalan beliau dan langsung mencontohkan kepada kita, amalan spesifik yang banyak dikerjakan adalah puasa,” Ujar ustd Adi Hidayat dilansir Tasikmalaya.suara.com dari chanel YouTube Adi Hidayat Official.

Menariknya, bukan hanya sekedar puasa yang dianjurkan oleh Rasulullah saw, bahkan Malaikat secara langsung melaporkan apa yang kita kerjakan ketika bulan Sya’ban ini berjalan.

Rasulullah tergiur dan menginginkan saat amalannya itu diangkat, dicatat malaikat dan langsung di sampaikan kepada Allah dilakukan saat sedang berpuasa. 

Rasulullah menganjurkan kepada masyarakat muslim untuk memperbanyak melakukan amalan puasa sebagai persiapan nanti menuju bulan Ramadhan dilakukan ketika bulan Sya’ban itu mulai.

Ustd Adi Hidayat menambahkan, puasa itu meningkatkan kualitas iman yang lain, pahala yang lain dan menjaga diri dari beramal salah.

“orang yang beriman ketika berpuasa itu minimal dijaga puasanya, dijaga dari perbuatan maksiat, melakukan amalan baik. Maka Malaikat langsung melaporkan catatan baik kepada Allah,” tambahnya.

Baca Juga: Penampakan Ria Ricis Jadi Brand Ambassador Busana Muslim asal Bogor

Sumber: Youtube ustd Adi Hidayat

https://youtu.be/XA6mJ0zDQLM

Load More