SuaraTasikmalaya.id – Kabar duka datang dari Rusia. Ilmuwan yang bernama Andrey Botikov dikabarkan tewas di apartemennya yang berada di Moskow pada Kamis, (2/3/2023).
Botikov merupakan peneliti di Pusat Penelitian Nasional. Namanya kian terkenal saat menjadi satu di antara 18 ilmuwan yang membuat Vaksin Covid-19, Sputnik V, pada 2020.
Menurut informasi yang dihimpun tasikmalaya.suara.com, kematian Botikov diduga karena dibunuh. Ini setelah melihat tanda-tanda pada tubuh korban.
Penerima penghargaan Order of Merit for The Fatherland pada 2021 itu, diduga diserang oleh penyusup yang memasuki apartemennya Kamis lalu.
Komite Investigasi Federasi Rusia (ICR), mengatakan bahwa penyusup tersebut menghabisi nyawa Botikov diduga dengan menggunakan ikat pinggang.
Adalah Alexei Z yang diduga menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Botikov. Bahkan, dirinya mengakui semua perbuatannya tersebut.
Motif dari tersangka Alexei tega menghabisi nyawa Botikov adalah masalah terkait uang.
Siapa Sosok Andrey Botikov?
Dia adalah pahlawan di masa pandemi. Pria brewos ini sebelumnya bekerja di sebagai peneliti senior di Pusat Penelitian Ekologi dan Matematika Nasional Gamaleya.
Bersama 18 ilmuwan lainnya dia yang membantu menciptakan vaksin COVID Rusia pada tahun 2020. Karena karyanya itulah dia dianugerahi Dia bahkan dianugerahi Order of Merit for the Fatherland oleh Vladimir Putin pada tahun 2021, menurut The Daily Beast.
Baca Juga: Pose 'Sombong' Rizky Billar Rayakan Kemenangan Klub Bola Kesayangan Langsung Ditegur Lesti Kejora
Ilmuwan virologi berusia 47 tahun ini memainkan peran penting bagi negara dalam melawan pandemi COVID-19.
Dilansir dari situs resmi vaksin COVID-19 Rusia, namanya tercantum di nomor 5 dalam tim Sputnik V. Vaksin tersebut dikembangkan Institut Gamaleya yang terkenal di negara itu. Sputnik V adalah vaksin COVID-19 pertama yang terdaftar di dunia pada Agustus 2020.
Meski banyak yang awalnya mengkritik vaksin COVID-19 Sputnik V lantaran langsung mendapatkan izin tanpa hasil uji riset transparan, belakangan artikel di The Lancet menunjukkan khasiat dan efektivitas vaksin COVID-19 tersebut.
Belum diketahui Motif di balik pembunuhan Andrey Botikov belum terungkap, tetapi banyak yang mencurigai kematiannya berkaitan dengan sejumlah pihak di negara-negara Barat. Belakangan banyak pejabat dan tokoh di Rusia yang tewas sejak dimulainya perang di Ukraina. (kang dar)
(*)
Berita Terkait
-
Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem di Aceh Jaya Capai 3.080 KK
-
Catat! 4 Langkah Usai Vaksinasi yang Perlu Jadi Perhatian
-
Kilas Balik 3 Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia, Perubahan Gaya Hidup Apa Saja yang Terjadi?
-
Kilas Balik 3 Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia: Mulai dari Kasus Pertama Sampai PPKM Dihapus
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Arsenal Vs Chelsea Jadi Sorotan, Manchester City Lawan Leeds United
-
Persib Bandung Hajar Madura United 5-0, Beckham Putra Masih Belum Puas
-
Cara Menghitung THR Ojol dan Simulasi Pencairan BHR 2026
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
ESDM Tetap Gaspol Impor Migas USD 15 Miliar dari AS, Meski Ada Pembatalan Tarif
-
WNA Rasis di Medsos: Bisa Nggak Sih Dijerat Hukum Indonesia?
-
Nyawa Hampir Dicabut Malaikat Izrail, Striker Inggris Ini Lanjutkan Karier di Liga Qatar
-
Resmi Daftar Nikah, Byun Yo Han dan Tiffany Young SNSD Kini Sudah Sah Jadi Suami Istri
-
Mobil Belum Diterima Konsumen, Jaecoo Berpacu Produksi J5 EV