SuaraTasikmalaya.id – Persib Bandung harus rela dipermalukan saat bermain kandang lawan Persik Kediri di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (8/3/2023).
Maung Bandung kalah dengan skor 0-2 oleh Persik Kediri. Dua gol tim tamu dicetak oleh Al Hamra Hehanusa menit ke-35 dan Mohammad Khanafi menit ke-89.
Dengan hasil ini, Persib Bandung semakin jauh tertinggal dari pemuncak klasemen BRI Liga 1 PSM Makassar, dengan jarak 13 poin. Meski demikian, skuad asuhan Luis Milla masih memiliki dua pertandingan sisa, yang jika keduanya menang, maka akan memangkas jarak dengan PSM Makassar.
Pelatih Persib Bandung, Luis Milla, mengakui adanya penurunan performa dari para pemainnya.
"Saya rasa pemain ada penurunan level dari mereka. Meski di laga ini mereka terus berjuang dan berusaha keras mencoba menemukan hasil yang terbaik," ujar Luis Milla selepas pertandingan.
Meski demikian, pelatih asal Spanyol tersebut meminta anak asuhnya tetap optimis, memiliki semangat yang lebih untuk menatap pertandingan selanjutnya.
Selain itu, dirinya juga meminta agar Dedi Kusnandar dkk bermain lebih kompak dan mengurangi proses yang dapat menganggu konsentrasi ketika bertanding.
"Saya rasa terpenting mereka harus punya spirit yang sama seperti di bulan lalu, bermain kompak dan tidak banyak melakukan protes, lebih positif di dalam tim. Karena sepakbola harus lebih enjoy dan tidak banyak melakukan protes." Pungkas Luis Milla. (*)
Baca Juga: Forina Mengutuk Keras Pembubaran Paksa Diskusi PLTA Batang Toru: Menghambat Kebebasan Bicara!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?