SuaraTasikmalaya.id – Arie Kriting, komika Tanah Air, yang akhir-akhir ini banyak diberitakan karena berkonflik dengan ibunda sang istri, Indah Permatasari, kembali membuat heboh.
Dilansir dari unggahan video pada akun Tiwtter resminya, @Arie_Kriting, pada Minggu, (12/3/2023), dalam video yang diunggahnya memperlihatkan dirinya tengah dalam keadaan santai karena hari libur, kemudian dirinya melihat beberapa berita di ponselnya.
Berita yang dilihat dari ponselnya tersebut menunjukkan banyak berita terkait pemerintah yang melakukan “pembersihan” hampir di semua lembaganya.
“Oh, pemerintah lagi giat melakukan upaya bersih-bersih di banyak lembaga, lho,” sebut Arie dalam videonya.
Setelah membaca berita yang dilihatnya tadi, Arie kemudian merasa terinspirasi untuk bersih-bersih rumah juga.
Terlihat dalam videonya, Arie sedang menyapu banyak sampah yang berserakan di dalam rumahnya.
“Saatnya beraksi,” sebutnya sambil membawa sapu.
Arie melanjutkan dengan menyapu sampah yang berserakan tersebut. Alih-alih membuang sampah pada tempatnya, Arie malah menyapu sampah dengan hanya menyembunyikannya ke bawah lemari.
Setelah beres menyapu, Arie berkata bahwa sampah yang tidak dibuang, sumber penyakitnya masih akan tetap ada di dalam.
Baca Juga: Pakar Sikologi Ungkap 2 Penyebab Ammar Zoni Masuk ke Lubang yang Sama
“Eh, tapi kalau bersih-bersih sampahnya tidak dikasih ke luar, berarti sumber penyakitnya masih tetap ada di dalam dong? Bukan bersih-bersih namanya ini, ini namanya cuma disembunyikan saja,” kata Arie.
“Ah, tapi sudahlah. Kalau kita mau kasih keluar sampah juga butuh waktu, pasti capek. Mending kita sembunyikan saja. Pasti juga nona dengan masyarakat tidak tahu, kalau sampahnya masih ada di situ,” pungkas Arie Kriting dengan tertawa
Video unggahan Arie Kriting yang berdurasi 1 menit 23 detik itu, ditanggapi dengan berbagai reaksi oleh warganet. Banyak yang mengomentarinya dengan candaan,
“Cuma mindahin sampah dari tempat yang kelihatan ke tempat yang tidak kelihatan,” tulis akun @park*****
“Gapapa bang keliahatannya doang bersih, kalo dah numpuk pasti keliahatan juga kotorannya,” sambung @9*****
“Kusuka sarkas seperti ini,” timpal @pra*****
Namun, ada juga yang menanggapinya dengan nada serius.
“Nyinyir aja lu, kesurupan kadrun ya,” tulis akun @ad*****. (*/editor zahran)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Pecah Rekor MURI! Pemkab Bogor Sukses Gelar Layanan Publik Nonstop 100 Jam
-
PPDB Jabar Harus Transparan: Semua Calon Siswa Punya Hak Sama, Stop Praktik Curang!
-
Simulasi Cicilan KPR Bank Sumsel Babel 2026: Cara Punya Rumah di Palembang dengan Angsuran Ringan
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Adhisty Zara Mendadak Menikah dan Umumkan Kehamilan, Ini Profil Tsaqib Sang Suami
-
Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
Biaya Kuliah UIN Raden Fatah Palembang 2026: Daftar UKT Semua Jurusan dan Kelompok Pembayaran