SuaraTasikmalaya.id. - Polisi terdakwa dalam kasus Tragedi Kanjuruhan divonis bebas, Warganet menyebut pelaku pembunuhan rausan penontoh adalah angin.
Geger, polisi terdakwa pelaku yang memerintahkan penembakan gas air mata di kericuhan Kanjuruhan divonis bebas oleh majelis hakim.
Terdakwa Tragedi Kanjuruhan, eks Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi divonis bebas.
Ketua Majelis Hakim Abu Achmad Sidqi Amsya mempertimbangkan bahwa gas air mata ditembakan petugas polisi ke lapangan bukan ke tribun stadio.
"memperhatikan fakta penembakan gas air mata yang dilakukan anggota Samapta dalam komando terdakwa Bambang saat itu asap yang dihasilkan tembakan gas air mata pasukan terdorong angin ke arah selatan menuju ke tengah lapangan," kata Bambang di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis, 16 Maret 2023.
Disebutkan gas air mata menuju tribun dan mengenai para suporter terbawa angin sehingga hal itu bukan suatu kealpaan seperti didakwakan kepada pelaku,
Gas air mata di pinggir lapangan bergerak terdorong angin sehingga tercium para penonton di tribun.
Atas putusan vonis bebas itu, warganet heboh dan geger di dunia maya.
Mereka pun melambungkan tagar Kanjuruhan. Mereka pun berkomentar mulai dari yang marah-marah hingga merasa sangat lucu.
Baca Juga: Rachmat Irianto Unggah Momen Dipeluk sang Ayah, Bejo Sugiantoro, Begini Kata Bobotoh dan Bos Persib
"Ternyata yang bunuh suporter di Kanjuruhan itu angin sodara sodara," ujar akun twitter @v_frontline_pc.
Gas air mata baru bisa berfungsi jika ada angin. Bersama angin, maka gas akan menyebar kenai mata mereka yg dianggap perusuh. Next..kalo aparat mau nembak gas air mata, tolong anginnya disuruh minggir dulu, biar tragedi Kanjuruhan tdk terulang," kata akun @DrEvaChaniago.
"Angin Indonesia memang nda ada akhlak Innalillahi," kata warganet lainnya.
"133 orang yang tewas dalam Tragedi di Stadion Kanjuruhan dinyatakan bukan karena kesalahan terdakwa, tapi angin yang bertiup.," ujar nitizen lainnya.
"Hati-hati lah, wahai hakim...! Angin bertiup itu diatur oleh Yang Maha Kuasa... menyalahkan angin sama aja dengan menyalahkan Allah..." tulis akun lainnya.
"Angin pembunuh suporter di kanjuruhan, semoga anginnya dihukum mati!" tegas yang lainnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Idulfitri 2026 di Jogja: Panduan Salat Id dan Tradisi Khas Kota Pelajar
-
Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?
-
Menyambut Idulfitri 2026: Panduan Lengkap Salat Id dan Keutamaannya
-
Program Di Mudikin Sprite Antar Ratusan Pemilik Warung Pulang Kampung
-
Konspirasi Basa-Basi: Lebaran Itu Silaturahmi atau Ruang Interogasi?
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Palembang 20 Maret 2026: Sahur & Magrib Terakhir Ramadan, Catat Waktunya
-
Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat
-
Jadwal Imsak Jakarta 20 Maret 2026: Batas Sahur di Akhir Ramadan, Catat Waktu Subuh Hari Ini
-
Prabowo: Hilirisasi Kunci Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
-
Arus Mudik Memuncak, 45 Kapal Menumpuk di Bakauheni dan Tak Bisa Langsung Sandar