SuaraTasikmalaya.id – Pebulu tangkis muda, Syabda meninggal dunia. Unggahan terakhirnya dibanjiri komentar duka cita dari warganet.
Seperti diketahui, Syabda Perkasa Belawa meninggal karena kecelakaan saat hendak berziarah ke makam neneknya di Sragen, Jawa Tengah. Kabar tersebut turut dikonfirmasi oleh Yuni Kartika lewat Twitter pribadinya.
Di unggahan terakhir Instagramnya, Syabda memamerkan keberhasilan yang pernah diraih. Ia sukses membawa gelar juara, nomor tunggal putra di Iran International Challenge 2023.
“Alhamdulillah, terimakasih buat yang mendukung dan selalu mendoakan yang terbaik,” kata Syabda sebagai caption foto tersebut.
Selain itu, ada foto yang muncul di halaman pertama pada akun Syabda. Sebetulnya foto tersebut diunggah pada 27 Januari 2021 lalu.
Namun, disematkan oleh Syabda sehingga postingan tersebut muncul paling atas di laman akun Instagramnya.
Dalam potret tersebut Syabda berpose di samping sang ibu. Syabda mengenakan setelan jas berwarna hitam.
Sementara, ibunya dalam balutan kebaya biru muda dan kain batik. Keduanya tampak tersenyum lebar.
“The one and only, Happy birthday mama! (emoticon love),” tulis Syabda sebagai keterangan fotonya, seperti dikutip dari Instagram @syabdaperkasa, Senin (20/3/2023).
Baca Juga: Jamaah An Nadzir Kabupaten Gowa Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh Hari Rabu 22 Maret 2023
Usai kabar kepergian Syabda diketahui publik, unggahan tersebut telah dibanjiri ribuan komentar ungkapan duka cita dan doa.
Warganet masih belum percaya kalau Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Sepanjang perjalanan karier, Syabda memang berhasil meraih deretan prestasi.
“Kaget bgt (emoticon menangis) semoga syabda dan ibunya diterima disisi Allah swt,” kata akun dengan nama @shi***.
“Kak syabda? Masi ada kan?,” tulis @sgt***.
“Ya ampun pinnya dia dan ibunya husnul khatimah syabda dan ibunya aamiin ya rab,” kata @riz***.
"Terimakasih untuk semua kerja keras dan prestasi untuk Indonesia selama ini syabda beristirahat dengan tenang di atas sana," kata @wah***. (*/Editor: KangDar)
Berita Terkait
-
Daftar Prestasi Syabda Perkasa Belawa, Calon Tunggal Putra Andalan Indonesia yang Berpulang Hari Ini
-
Profil Syabda Perkasa Belawa, Pahlawan Indonesia di Piala Thomas 2022 yang Meninggal Kecelakaan
-
Selamat Jalan Syabda Perkasa Belawa, Anak Baik dan Santun!
-
Pebulutangkis Muda Berbakat Indonesia Syabda Perkasa Belawa Meninggal Dunia, Berikut Profil dan Perjalanan Karirnya
-
Kronologis Kematian Pebulu Tangkis Syabda Perkasa Belawa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan