SuaraTasikmalaya.id - Deddy Corbuzier baru saja mendatangkan Rigen, Popon, Boris Bokir, dan Uus dalam kanal YouTubenya.
Tayangan ORMAS milik Deddy Corbizier yang diunggah pada hari Minggu (19/03) tersebut membahas pro kontra tentang musik K-Pop di Indonesia.
Berada di tim kontra bersama Popon, Rigen harus melawan Uus dan Boris Bokir yang ada di tim pro.
Baru dimulai, Rigen yang mendapat di tim kontra langsung marah-marah karena tidak terima.
"Ini kan acara komedi," kata Deddy Corbuzier.
"Ah komedi-komedi juga nanti kena," timpal Rigen.
"Jangan-marah-marah dong," kata Uus dan Boris Bokir kompak.
Boris Bokir dan Uus mengaku pro terhadap K-Pop karena menghibur dan enak dilihat.
"Kalau kita pro udah jelas karena menghibur, terus enak dilihat juga, sebagai sebuah tontonan entertaining, kalau kalian ko bisa-bisanya kontra?" kata Boris Bokir memulai argumen.
Baca Juga: Tips dan Trik Kulit Mulus untuk Pria ala Niall Horan
"Kalau K-Popnya ini menurut saya.." balas Rigen belum sempat melanjutkan.
"Jadi Rigen maksudnya mau ngomong katanya K-Pop itu merusak budaya Indonesia," kata Popon bermaksud melanjutkan omongan Rigen.
Menanggapi hal tersebut Rigen disebut marah-marah lagi dan berkata, "gua yang ngomong? kapan gua ngomong begitu?"
Argumen tersebut dilanjutkan Rigen dan Popon dengan membahas dengan keharusan masyarakat Indonesia dengan lebih membuat lagu-lagu Indonesia lebih dikenal.
Lalu, ketika Rigen mengangkat tangannya seketika Boris Bokir langsung berkata, "jangan diangkat mas basah."
"Dikasi tema ini langsung keringet dari dalem," lanjut Boris Bokir yang mengundang tawa penonton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK