Nah, ciri khas wajit Tasikmalaya ada pada pembungkusnya yang menggunakan daun jagung kering.
2. Kolontong adalah sebutan camilan khas Tasikmalaya bentuk bulat memanjang dan berukuran kecil.
Membuat kolontong biasanya terdiri dari tepung ketan dan gula merah. Rasa kolontong manis dan legit serta bertekstur kenyal.
3. Godeblag adalah makanan ringan berbahan utamanya singkong yang diparut dan diberi tambahan beragam bumbu rempah. Godeblag digoreng kering dan punya tektur renyah seperti keripik.
4. Kopi, kamu harus tahu jika sebagai Tasikmalaya didominasi dataran tinggi, sebagai penghasil kopi terbaik.
Tasik memiliki unggulan pada jenis kopi arabikanya yang bercita rasa dan aroma yang cukup khas.
5. Citruk adalah camilan khas Tasikmalaya olahan tepun kanji dan terigu. Jajanan ini berbentuk bulat dan berukuran kecil.
Rasa citruk gurih dan memiliki beberapa varian rasa. Sedangkan teksturnya citruk renyah. (*)
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Tasikmalaya dan Sekitarnya 27 Maret 2023, Mulai Pagi hingga Malam Hari
-
Gaduh Ajakan Tawuran di Medos Tasikmalaya, Suasana Mencekam di Kota Santri, 22 Pemuda Digulung Tim Galunggung
-
Lagi Hits, Inilah Beberapa Tempat Ngabuburit Paling Asyik dan Keren di Tasikmalaya
-
Prakiraan Cuaca Tasikmalaya dan Sekitarnya 26 Maret 2023, Mulai Pagi hingga Malam Hari
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?