/
Senin, 27 Maret 2023 | 16:00 WIB
Peluncuran merchandise resmi Piala Dunia U-20 2023. Kini, status Indonesia sebagai tuan rumah terancam akibat penolakan sejumlah pihak terhadap kedatangan Israel. (Suara.com)

SuaraTasikmalaya.id – Drawing Piala Dunia U-20 yang seharusnya digelar di Denpasar, Bali, pada 31 Maret 2022 resmi dibatalkan oleh FIFA.

Pembatalan agenda penting ini diakibatkan FIFA menilai Indonesia belum bisa menjamin keamanan bagi semua peserta Piala Dunia.

Hal ini disebabkan adanya penolakan dari Gubernur Bali, I Wayan Koster, selaku petinggi daerah tempat diselenggarakannya drawing.

Gubernur Bali tersebut menolak kedatangan Israel pada Piala Dunia U20 nanti.

Tidak hanya I Wayan Koster, ternyata banyak pula pihak yang menolak kedatangan Israel. 

Bahkan, tak sedikit dari Netizen yang menyalahkan mereka sebagai biang kegagagalan penyelenggaraan agenda penting FIFA dan harus bertanggung jawab atas tindakannya.

Dilansir dari akun instagram @box2boxbola, berikut pihak-pihak yang menolak Israel di Piala Dunia U20 2023:

1.     Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

2.     Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Baca Juga: 3 Film Crossover yang Dianggap Gagal, Salah Satunya Ada Sadako vs. Kayako!

3.     Boycott, Divestment, and Sanction (BDS) Indonesia

4.     Medical Emergency Rescue Committee (MER-C)

5.     Aqsa Working Group (AWG)

6.     Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI)

7.     Aliansi Solo Raya (Ansor)

8.     Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)

Load More