SuaraTasikmalaya.id - Ketua Umum PSSI Erick Thohir terlihat menangis saat bertemu para pemain Timnas U-20 termasuk dengan Hokky Caraka.
Momen itu terjadi di Stadion Patriot Bekasi bersamaan saat mereka menonton Timnas Indonesia vs Burundi, Selasa, 28 Maret 2023.
Hokky Caraka atas nama rekan-rekannya meminta Erick Thohir untuk memperjuangkan agar Piala Dunia U-20 tetap dilangsungkan di Indonesia pasca FIFA membatalkan drawing yang rencananya digelar tanggal 31 Maret di Bali.
Ujar Hokky Caraka dirinya dan rekan-rekannya telah berusaha berlatih dengan keras demi mempersiapkan diri menghadapi laga Piala Dunia bulan Mei nanti.
"Kita para pemain sudah berusaha semaksimal mungkin untuk berlatih. Untuk menunjukan bakat yang kita punya di Indonesia ini. Mohon diperjuangkan semuanya Bapak (Piala Dunia U-20)," kata Hokky.
"Kami percaya Bapak bisa memperjuangkan kita semua. Semoga berhasil Pak," tambah Hokky yang direspon Erick Thohir dengan mengangguk-angguk dan seperti hendak berkaca-kaca.
Erick Thohir pun memeluk Hokky Caraka yang menaruh mimpi berlaga di Piala Dunia U-20.
Bersama Wakil Ketua 1 PSSI Zainuddin Amali, Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri, Erick Thohir dan para punggawa Timnas U-20 pun berdoa dengan harapan besar itu.
Erick Thohir kepada media mengatakan bahwa dirinya pada jam 01 dini hari akan terbang untuk berbicara dengan FIFA. Ia akan berjuang agar Piala Dunia U-20 tetap dilangsungkan di FIFA.
"Malam ini sebelum berangkat ke bandara dari Stadion Patriot Candrabhaga, saya dan para pemain Timnas U20 berdoa bersama untuk sepak bola Indonesia. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya. Insya Allah, esok saya akan berjuang sebaik mungkin untuk masa depan sepak bola Indonesia," ujar Erick Thohir.
Terlihat Erick Thohir menangis dan matanya sembab.
Tak hanya di situ, Erick Thohir pun menyematkan janji kepada Hokky Caraka dkk di story IG pribadinya.
Erick berjanji, selama dirinya masih ada, mimpi Caraka dkk takan hancur.
"Hokky, selama saya masih ada, Insya Allah takan ada yang menghancurkan mimpi kamu, mimpi saya, mimpi kita semua. Semoga lancar ikhtiar ini dan membawa hasil yang baik," tulis Erick Thohir disertai foto saat ia memeluk anak muda itu. (*)
Berita Terkait
-
Jika Batal, Indonesia Akan Jadi Negara ke 4 Yang Gagal Selenggarakan Piala Dunia U 20, Nigeria Batal Karena Nyolong Umur
-
Presiden Jokowi Jamin Partisipasi Israel di Piala Dunia U-20 tak ada Kaitannya dengan Urusan Politik di Indonesia
-
Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Jokowi Utus Erick Thohir Lobi FIFA Cari Solusi Terbaik
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026
-
HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?
-
Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya
-
Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu
-
Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus
-
Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos
-
Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender
-
Pemprov DKI: Evaluasi Jalur Bukan Berarti Abaikan Hak Pesepeda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa